Home Hukum dan Kriminal Karaoke Pungkruk Tetap Akan Di Bongkar

Karaoke Pungkruk Tetap Akan Di Bongkar

Pembongkaran Bangunan Pungkruk Tetap Akan Dilakukan
Pembongkaran Bangunan Pungkruk Tetap Akan Dilakukan
Pembongkaran Bangunan Pungkruk Tetap Akan Dilakukan

Jepara, 17/6 (BeritaJateng.net) –Pemerintah Kabupaten Jepara tetap melanjutkan penutupan tempat karaoke di seluruh wilayah Kabupaten Jepara, serta  meneruskan rencana pembongkaran bangunan liar tidak berijin di kawasan Pungkruk.

Bangunan  liar tersebut dibangun diatas tanah milik Pemerintah Kabupaten Jepara dengan status kepemilikan Hak Pakai dengan luas 5,9 ha.

Pembongkaran akan tetap dilaksanakan dengan batas akhir tanggal 26 Juli 2015. Hal tersebut diungkapkan oleh Wakil Bupati Jepara, Subroto saat memimpin rapat staf seusai menerima audiensi Paguyuban Pengusaha Pungkruk di ruang kerjanya, Rabu siang.

“Batas waktu yang diberikan sebagaimana ditegaskan dalam surat edaran Bupati Jepara Nomor 300/3004 tanggal 18 Mei 2015, yaitu tanggal 26 Juli 2015” ujar Subroto.

Subroto berharap, kepada para pengusaha karaoke di Pungkruk untuk membongkar bangunannya sendiri, agar masih dapat memanfaatkan material bangunan  yang ada. Kawasan Pungkruk menurut Wakil Bupati akan dikembalikan fungsinya sebagai kawasan pariwisata kuliner sebagaimana visi awalnya.

“Ini juga selaras dengan Perda tentang rencana tata ruang dan wilayah yang ada. Disamping itu, kawasan Pungkruk harus membawa manfaat sebesar-besarnya bagi seluruh warga masyarakat Jepara,” papar Subroto.

Subroto memahami ada kesulitan para pengusaha karaoke untuk memindah usahanya menjadi kuliner. Karena itu Pemerintah Kabupaten Jepara siap untuk memberikan pelatihan pengelolaan  usaha kuliner serta memberikan peluang untuk mendapatkan prioritas memanfaatkan los kuliner yang akan dibangun.

“Harapan kita, kawasan itu dapat berkembang secara cepat menjadi kawasan kuliner Jepara. Saya optimis, jaraknya yang dekat dengan Jepara akan memudahkan kawasan itu berkembang kembali, apalagi jika akses ke kawasan tersebut ditata,” imbuhnya.

Sebelumnya, Wakil Bupati Jepara yang didampingi, Asisten Pemerintahan, Kadispartabud, Kasatpol, Kabag Pemerintah, Kabag Humas dan Ka BPN, telah menerima audiensi pengurus Paguyuban Pengusaha Pungkruk yang dipimpin oleh ketuanya, Muhamad Arifin.

Pada pertemuan tersebut mereka meminta pemerintah kabupaten Jepara untuk mengkaji kembali kebijakannya untuk menutup dan membongkar bangunan di Pungkruk. (Bj18)