Home Ekbis Karanganyar ‘Dijatah’ 21 Ton Pupuk Urea Bersubsidi

Karanganyar ‘Dijatah’ 21 Ton Pupuk Urea Bersubsidi

Kepala Distanbunhut Karanganyar

Karanganyar, 3/2 (BeritaJateng.net) – Kuota pupuk bersubsidi periode tahun 2015 bagi Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah telah ditetapkan sebanyak 21 ton. Nilainya sama dengan kuota tahun lalu.

Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan Perkebunan dan Kehutanan (Distanbunhut) Supramnaryo mengakui meskipun kuota ditentukan sebanyak 21 ton, namun tidak menutup kemungkinan menambah lagi jumlahnya. 

“Masih bisa  bertambah. Meski kuota untuk Karanganyar ditetapkan 21 ribu ton. Namun, kalau kurang masih bisa mengajukan tambahan,” jelasnya ketika di temui di kantornya, Selasa  (3/2/2015).

Supramnaryo mengatakan, jika ada kekurangan nantinya bisa mengajukan kuota tambahan ke propinsi. Selanjutnya  provinsi akan mengevaluasi  bisa mengevaluasi kuota milik kabupaten lain yang tidak terserap akan  dialihkan pada Kabupaten lain yang membutuhkan tambahan. 

“Jika petani menggunakan pupuk sesuai aturan dari pemerintah, kuota pasti akan pas, tidak kurang. Selama ini kuota kurang karena petani berlebih dalam penggunaan pupuk bersubsidi,” terangnya.

Supramnaryo juga berharap agar  petani yang menggunakan pupuk organik, mulai  mengurangi penggunaan pupuk kimia. Dengan begitu  kuota yang sudah ditentukan tercukupi. 

Selain itu ungkap Supramnaryo,  penyaluran pupuk bersubsidinya juga harus sesuai dengan Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK), bahkan pihak Distanbunhut akan mengawasi pendistribusianya  kepada petani.

Bahkan tegasnya, gudang pengecer juga jangan sampai nantinya kosong. Sebab jika terlihat kosong itu indikasi terlihat adanya kelangkaan pupuk.

Pemkab Karanganyar juga akan menindak tegas bagi distributor dan pengecer yang menyalahi prosedur penyaluran pupuk tersebut kepada petani. Saknsi terberatnya dengan pencabutan izin usaha bagi distributor atau pengecer yang melanggar. (BJ24)