Home Hukum dan Kriminal Kapolres Larang Anggota Berfoto Gaya Simbol Nomor Urut Capres

Kapolres Larang Anggota Berfoto Gaya Simbol Nomor Urut Capres

580
Kapolres Blora
       Blora, 5/1 (BeritaJateng.net) – Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian melalui Kapolda Jateng Irjen Pol Condro Kirno saat gelar Vicon kemarin siang yang digelar di aula arrya guna Mapolres dan diikuti oleh seluruh pejabat utama dan Kapolsek jajaran.
       Dalam arahannya Kapoda Jateng mengharapkan anggota Polri, tidak berfoto memakai gaya dengan simbol yang mirip seperti nomor urut salah satu pasangan calon Presiden atau berfoto dengan calon Legislatif.
       Kapolres Blora mengatakan imbauan tersebut terkhusus disampaikan kepada anggota seluruh jajaran Polda Jateng yang dulu seiring bervoto dengan symbol Peace atau dua jari dan mantap menggunakan jari jempol menggunakan satu jari.
       Hal tersebut mencegah paradigma masyarakat bahwa Polri sebagai Institusi penegak hokum dan aparat keamanan tidak bersikap netral dalam Pemilu 2019.
        “Perintah lisan yang disampaikan Kapolri melalui Kapolda diperhatikan dan akan diteruskan ke seluruh anggota jajaran Polres Blora. Meskipun hal ini terlihat sepele namun bisa disalah tafsirkan,” ujar AKBP Antonius Anang, S.I.K, M.H.
        Kapolres Blora menegaskan bahwa jajaranya akan tetap menjaga netralitas dalam menghadapi kontestasi pemilihan presiden yang akan berlangsung pada April 2019 nanti.
         “Saya sudah sampaikan kepada seluruh anggota untuk bersikap netral dalam Pemilu 2019. Apabila ada oknum yang terbukti tidak netral, sanksi disiplin dan kode etik Polri akan bertindak,” jelasnya.
       Disinggung mengenai pengamanan kantor KPU dan Bawaslu, pihak Polres Blora lebih memperketat penjagaan dengan lima personil melekat, jelang Pemilu 2019. Semua kegiatan anggota KPU dan Bawaslu selalu termonitor oleh anggota dan langsung dilaporakan.
        “Polisi harus bekerjasama dengan KPU dan Bawaslu mengenai pengamanan kegiatan Pemilu 2019. Baik dari pendistribusian logistic dari KPU Pusat ke KPUD Blora, maupun Sosialisasi Bawaslu dan penertiban APK kampanye yang tidak sesuai, semua mendapat pengamanan dari Polres Blora,” ujarnya.
       Langkah ini untuk mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan yang dapat menganggu situasi kamtibmas. “Semoga seluruh elemen masyarakat di Kabupaten Blora mendukung Kepolisian untuk menciptakan Pemilu 2019 yang aman, damai dan seju,” tandas Kapolres Blora. (El)