Home Hukum dan Kriminal Kapolres Blora Sowan Kyai Guna Menciptakan Iklim Sejuk Di Pemilu 2019

Kapolres Blora Sowan Kyai Guna Menciptakan Iklim Sejuk Di Pemilu 2019

878
0
Kapolres Blora Sowan Kyai Guna Menciptakan Iklim Sejuk Di Pemilu 2019
      Blora, 30/10 (BeritaJateng.net) – Salah satu langkah guna mewujudkan Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2019 yang aman, nyaman dan di Kabupaten Blora, jajaran Kepolisian Polres Blora beberapa waktu lalu telah menggelar deklarasi Pemilu 2019 Aman dan Damai.
       Selain dari unsur Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Blora dan TNI, deklarasi tersebut juga melibatkan pemerintah di tingkat Kecamatan yang diikuti oleh berbagai komunitas maupun oraganisasi di seluruh wilayah Kabupaten Blora.
        Kapolres Blora AKBP Saptono, S.I.K, M.H bersama rombongan Pejabat Utama Polres Blora hari Jumat (26/10/18) kemarin siang usai solat Jumat berkunjung ke rumah K.H Ngastoyo Ketua Pengurus Daerah Muhammadiyah Blora di Kecamatan Kunudran.
      AKBP Saptono mengatakan, kedatangannya ini hanya sekadar silaturahim ke Kyai. Kapolres meminta doa dan bimbingan kepada ulama, tokoh agama termasuk salah satunya K.H Ngastoyo, untuk kedamaian dan situasi kamtibmas di Kabupaten Blora agar tetap adem ayem.
       “Kujungan kami selain untuk menjalin silaturahmi secara personal juga meminta doa restu dari ulama. Insyallah doa dari para tokoh agama ini bisa diijibah oleh Allah SWT agar wilayah Blora dijauhkan dari bencana, gangguan kamtibmas dan sebagainya,” katanya.
        Menurut Kapolres Blora, menjelang Pileg dan Pilpres 2019, pihaknya melibatkan partisipasi dari berbagai unsur masyarakat tersamsuk salah satunya dari unsur kyai dan para tokoh lintas agama. Karena dengan doa dan dukungannya bisa menciptakan dan memelihara Kabupaten Blora tetap aman, damai dan sejuk.
         “Dalam Pemilu 2019 nanti pasti akan banyak warna keberagaman. Tapi, kami berharap dengan segala warna keberagamaan itu, masyarakat Blora bisa tetap satu sama sama menciptakan Pemilu yang aman dan sejuk tanpa isu SARA, berita Hoax dan provikasi ujaran kebencian. Insyallah dengan doa para Kyai dan tokoh lintas agara, Blora akan tetap aman,” papar AKBP Saptono.
         Dijelaskan, selain meminta doa restu dari para Kyai, pihaknya juga meminta media untuk tetap menjadi corong informasi yang menyajikan berita sejuk, tidak hoax dan tidak memprovokasi.
       Terpisah, K.H Ngastoyo mengatakan, jika ulama dan umaro sudah bergandengan tangan, insyallah kondisi Kabupaten Blora bisa sejuk. Apabila diibaratkan, Polisi dan Kyai adalah dua kutub yang saling melengkapi. Polisi bertindak sebagai penegak hukum negara dan menjaga kemanan sedangkan Kyai sebagai pembimbing umat.
          “Mari sama-sama kita jaga Kabupaten Blora dari Isu Provokasi dan berita Hoax di Pemilu 2019. Selain berdosa karena telah berbohong dan meresahkan masyarakat, pengumbar Isu Hoax bisa dapat sanksi pidana,” tegas K.H Ngastoyo. (El)