Home Hukum dan Kriminal Kapolda: Ketua Parpol Diminta Dukung Pemilu Damai

Kapolda: Ketua Parpol Diminta Dukung Pemilu Damai

1240
0
Kapolda Minta Agar Ketua Parpol Dukung Pemilu Damai
         KAJEN, 26/9 (BeritaJateng.net) – Kapolda Jateng Irjen Pol Condro Kirono, berharap pimpinan partai politik (parpol) dapat mendukung pemilu damai dalam Pilpres 2019 mendatang sehingga suasana dalam pelaksanaan pesta demokrasi nantinya dapat tercipta suasana sejuk dan aman.
        ”Kegiatan apel 3 (tiga) pilar merupakan apel yang diikuti oleh unsur pimpinan di tingkat terdepan untuk wilayah desa dan kelurahan. Ketiga unsur yakni Babinsa, Bhabinkamtibmas dan kades atau lurah merupakan ujung tombak terdepan dalam menciptakan situasi kamtibmas di desa atau wilayahnya masing masing,” terang Kapolda di Lapangan Setda Kabupaten Pekalongan dalam kegiatan Apel 3 Pilar dalam rangka mewujudkan Pileg dan Pilpres 2019 yang aman, damai dan sejuk di Wilayah Kabupaten Pekalongan dan Kota Pekalongan kemarin (26/9).
         Dia mengatakatan, tahapan kampanye dalam pemilu 2019 cukup panjang sehingga diperlukan kerjasama yang solid antar instansi untuk menciptakan situasi kamtibmas selama pelaksanaan tahapan pemilu tahun 2019.
        “Kami berharap agar unsur tiga pilar yang terdiri atas Babinsa, Bhabinkamtibmas dan kades atau lurah agar solid sehingga permasalahan yang terdapat di desanya dapat diselesaiakan secara dini dan menjadi solusi pemecahan permasalahan warga,” jelasnya.
        Kapolres Pekalongan AKBP Wawan Kurniawan mengucapkan terimakasih dan apresiasi yang besar kepada Babinsa, Bhabinkamtibmas dan kades atau lurah  yang selama ini telah mendelegasikan pengabdian kepada masyarakat. “Mudah-mudahan ke depan kondusivitas daerah tetap terjaga,” tandasnya.
        Berdasarkan pengamatan, dalam apel 3 pilar juga dilakukan pembacaan ikrar netralitas TNI, Polri dan ASN dalam arti TNI-Polri sebagai penjaga keamanan tidak boleh memihak kepada salah satu pihak yang berkompetisi dalam Pileg ataupun Pilpres 2019 dan ASN sebagai aparatur negara dilarang mempergunakan sarana dan prasarana milik negara untuk kepentingan salah satu pihak dalam Pileg ataupun Pilpres 2019. (ST/El)