Home Headline Kapolda Jateng Jelaskan Kronologis Penembakan Anggota Brimob Di Blora

Kapolda Jateng Jelaskan Kronologis Penembakan Anggota Brimob Di Blora

119
0
          Semarang, 11/10 (BeritaJateng.net) – Kepolisian Negara Republik Indonesia masih menyelidiki terkait 3 anggota Sub Detasemen IV Brigadir Mobil (Brimob) Pati Polda Jateng yang ditemukan tewas di Sarana Gas Trembul dkh. Desa Karang Tengah, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, Selasa, (10/10) sekira pukul 18.00. Diduga penembakan tersebut dilakukan oleh Brigadir Kepala (Bripka) Bambang Tejo kepada dua rekannya. Setelah menembak dua rekanya Bripka Bambang Tejo langsung bunuh diri.
              Kapolda Jawa Tengah Inspektur Jenderal Polisi Condro Kirono Rabu (11/10) pagi membenarkan telah terjadi penembakan 3 anggota brimob yang saat itu tengah bertugas mengamankan  proyek vital nasional yaitu pengeboran minyak dan gas milik sarana gas trembul (sgt) Karang Tengah, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Blora.
             “Memang betul pada hari Selasa kemarin sekitar pukul 18.00 terjadi penembakan anggota brimob terhadap rekannya sendiri mengakibatkan 3 orang meninggal dunia lokasinya pengeboran minyak SGT Karang Tengah, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Blora,” ujarnya saat jumpapers di Gedung Cendikia Komplek Akademi Kepolisian Semarang, Rabu (11/10) pagi.
             Kapolda Jawa Tengah Inspektur Jenderal Polisi Condro Kirono, menjelaskan kronologis terjadinya penembakan tiga anggota Brimob di Blora Jawa Tengah. Kejadian penembakan itu terjadi sekitar pukul 18.00 WIB dengan tiga kali suara tembakan. Mantan Korlantas Mabes Polri menjelaskan keberadaan 6 petugas anggota dari Subdit 4 Sat Brimob Polda Jateng yang bertugas di Mako Brimob Pati di lokasi pengeboran itu karena adanya permohonan pengamanan oleh pihak Sarana Gas Trembul selama satu bulan.
             “Adanya permohonan pengamanan proyek vital nasional kepada Polri, Satbrimob Polda Jateng. Sehingga ditempatkan 6 orang di sana. Permohonan pengamanan kurang lebih sebulan,” ujarnya.
           Atas insiden ini tiga anggota brimob tewas yakni Bripka Bambang Tejo ( 36 ) terdapat tembakan pada bagian kepala, sedang Brigadir Budi Wibowo (30)  dan Brigadir Ahmad Supriyanto (35) terdapat luka tembakan pada bagian badan. Di lokasi penembakan,  ditemukan senjata api tipe ak101 di dekat posisi Bambang Tejo.
            Atas kejadian ini, Kapolda Jawa Tengah memerintahkan Direktorat Reserse Kriminal Umum, Kepala Pusat Laboratorium Forensik, dan Kepala Satuan Brimob Polda Jawa Tengah untuk memeriksa tempat kejadian perkara. Kapolres Blora yang sedang mengikuti apel Kasatwil 2017 di Akpol, Selasa (10/10) malam diperintahkan untuk kembali untuk penyelidikan dan pemeriksaan sejumlah saksi.
             “Kami sudah memerintahkan malam itu juga Dirkrimum dengan tim dan identifikasi, termasuk Kasat Brimob untuk berangkat ke TKP beserta Kapolres Blora, dan kami instruksikan untuk memeriksa saksi-saksi, mengidentifikasi kejadian, sekaligus melaksanakan otopsi di Blora. Saat ini masih di sana,” tuturnya.
             Hingga kini pihak Kepolisian masih melakukan olah tempat kejadian perkara dan akan melakukan otopsi ketiga korban tewas untuk mengetahui penyebab pasti kejadian. Namun dugaan sementara Kapolda jateng menduga, persoalan tersebut dipicu adanya persoalan pribadi “Motifnya dimungkinkan motif pribadi,” ujarnya. (Nh/El)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here