Home Headline Kapolda Jateng Akan Usut Tuntas Kasus Kekerasan Wartawan Di Banyumas

Kapolda Jateng Akan Usut Tuntas Kasus Kekerasan Wartawan Di Banyumas

45
0
            Semarang, 10/10 (BeritaJateng.net) – Kepala Kepolisian Daerah Jawa Tengah, Irspektut Jenderal Polisi Condro Kirono secara resmi meminta maaf atas insiden kekerasan terhadap wartawan yang dilakukan oleh oknum Polisi Polres Banyumas saat meliput unjuk rasa penolakan Proyek Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTPB)  di Baturaden Purwokerto, Kabupaten Banyumas.
          “Kami atas nama Kepolisian Negara Republik Indonesia menyampaikan permohonan maaf atas kejadian (Senin 9/10 malam) yang mengakibatkan korban luka baik mahasiswa maupun media,” ujarnya saat jumpa pers di Akpol, Selasa (10/10) siang.
            Selain meminta maaf atas insiden tersebut, orang nomor satu di Kepolisian Daerah Jawa Tengah berjanji akan mengusut secara tuntas kasus tersebut sesuai aturan hukum yang berlaku.
           Kapolda juga berjanji akan menanggung biaya pengobatan korban, termasuk menggganti barang milik wartawan yang rusak saat insiden terjadi.
           Guna proses penyelidikan atas kasus kekerasan terhadap wartawan, Polda Jateng telah memberangkatkan tim ke banyumas yang beranggotakan Direktur Intelkam serta Kabid Propam untuk mencari fakta-fakta atas terjadinya peristiwa tersebut.
           “Tadi pagi (Selasa 10/10) Kapolres yang sedang melaksanakan  Apel Kasatwil Polisi 2017 saya perintahkan untuk kembali untuk melaksanakan pengecekan SOP seperti apa, begitu juga Kabid Intelkan dan kabid Propam juga satu tim ke Banyumas. Nantinya kita ketemukan adanya kesalahan prosedur, adanya kesalahan SOP, adanya kesalahan disiplin dan kode etik dan bahkan pidana Kepolisian Negara Republik Indonesia akan memproses anggota kami yang melakukan dalam penangan,” tegasnya.
             Peristiwa kekerasan terhadap wartawan di Banyumas terjadi Senin (9/10) malam disaat  sejumlah wartawan meliput aksi pembubaran paksa unjuk rasa penolakan Proyek Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTPB) Baturaden di Purwokerto Kabupaten Banyumas.
          Seorang wartawan televisi nasional metro tv yang bertugas di wilayah Banyumas Darbe Tyas,  menjadi korban kekerasan yang dilakukan oleh oknum polisi dari Polres Banyumas.
          Akibat insiden tersebut wartawan korban kekerasan mengalami sejumlah luka dibeberapa bagian tubuh. (Nh/El)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here