Home Headline Kapolda: Hukuman 6 Tahun Bagi Pemalsu SKTM

Kapolda: Hukuman 6 Tahun Bagi Pemalsu SKTM

548
0
Kapolda Jateng, Irjen Pol. Condro Kirono.
      Semarang, 12/7 (BeritaJateng.net) – Maraknya penyalahgunaan surat keterangan tidak mampu (SKTM) dalam proses penerimaan peserta didik baru (PPDB) online 2018 di Jawa Tengah (Jateng) membuat aparat kepolisian turun tangan.
       Kepolisian Daerah Jawa Tengah akan memproses bagi pelaku penyalahgunaan SKTM terutama bagi yang ingin mendapatkan sekolah. Bahkan pembuat surat palsu akan dijerat dengan pasal penyalahgunaan surat dengan ancaman hukuman pidana enam tahun.
       “Kita tidak akan tinggal diam, akan kami proses ini [kasus pemalsuan SKTM]. Saat ini kami sudah bentuk tim untuk menyelidiki,” ujar Condro seusai memimpin Upacara Hari Bhayangkara di Mapolda Jateng, Rabu (11/7).
       Kapolda Jateng, Irjen Pol. Condro Kirono bahkan mengaku telah membentuk tim yang bekerja di bawah komando Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) untuk menindak lanjuti penyalahgunaan surat keterangan tidak mampu atau sktm. Tim tersebut dipimpin Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Tengah dibawahnya beranggotakan Kasat Reskrim di masing-masing Polres.
       “Dengan dasar hukum pasal 263 kuhp tentang pemalsuan surat mereka akan memproses para penguna sktm terutama untuk mendaftar sekolah, dengan ancaman hukuman pidana enam tahun penjara,” katanya.
       Condro mengaku prihatin dengan maraknya pemalsuan SKTM dalam PPDB online 2018. Padahal, digunakannya SKTM sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap pendidikan bagi siswa yang berasal dari keluarga tidak mampu atau miskin.
       “Tapi ini malah dimanfaatkan oleh sebagian orang yang mampu untuk mendaftar PPDB online dengan menggunakan SKTM. Bahkan di salah satu kabupaten ada yang menggunakan SKTM sampai 200 lebih,” tutur Condro.
        Penyalahgunaan SKTM di Jateng dalam proses PPDB online untuk jenjang SMA/SMK sederajat memang terbilang tinggi. bahkan ada sekitar 78.065 SKTM yang disalahgunakan untuk mendaftar PPDB online SMA/SMK.
        Rincian yang dicoret, meliputi 42.116 buah untuk tingkat SMK dan 35.949 untuk SMA. Disdikbud sendiri tahun ini meloloskan sebanyak 26.507 pengguna SKTM di tingkat SMA dan 44.320 untuk SMA dari jumlah total pemohon 148.892 orang. (NH/EL)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here