Home Headline Kapal Angkut BBM Ilegal Diamankan, Diduga Libatkan Oknum Polisi

Kapal Angkut BBM Ilegal Diamankan, Diduga Libatkan Oknum Polisi

515
0
Kapal Angkut BBM Ilegal Diamankan, Diduga Libatkan Oknum Polisi
        Semarang, 31/7 (BeritaJateng.net) – Patroli Mabes Polri berhasil menggagalkan penjualan 10 ton bbm jenis solar yang diangkut sebuah kapal motor di perairan Pelabuhan Tanjung Emas Semarang.
       Kapal kayu tersebut kini diamankan oleh Ditpolairut Polda Jateng di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang. Kasubdit Gakum Ditpolairut Polda Jateng, AKBP Antonius Anang mengatakan penangkapan dilakukan oleh patroli Polair Mabes Polri hari Selasa (24/7) lalu.
      “Hari Selasa, 24 Juli, kapal BKO dari Ditpolair Baharkam Mabes Polri, Kapal Sikatan melakukan patroli menemukan kapal tanpa nama, ternyata mengangkut BBM sebanyak 10 ton,” ujarnya di kantor, Senin (30/7).
       Setelah dilakukan pemeriksaan, ternyata nahkoda tidak bisa menunjukkan surat izin. Pemeriksaan pun dilakukan dan Mabes Polri melimpahkan kasus tersebut kepada Ditpolairut Polda Jateng.
Kapal Angkut BBM Ilegal Diamankan, Diduga Libatkan Oknum Polisi

“Yang dilakukan mengamankan kapal tersebut untuk meminta dokumen, tidak bisa menunjukkan. Dari Baharkam buat laporan dan dilimpahkan ke Ditpolair Jateng,” tandasnya.

        Sementara itu, salah satu warga berinisial YS mengetahui ada 3 orang diamankan saat patroli dilakukan. Ia pun menjelaskan kalau ada 1 oknum polisi yang ia kenal berinisial T terlibat sebagai pemilik kapal atau barang. “Yang 2 kurang tahu yang 1 itu T, itu polisi, sekarang tugas di Purworejo,” kata YS.
        Pada saat penangkapan ada 3 orang yaitu nahkoda berinisial N dan 2 anak buah kapal. untuk N kini sudah ditetapkan menjadi tersangka. “Tersangka 1 orang, tapi tidak menutup kemungkinan akan berkembang,” ungkap Anang.
       Terkait keterlibatan oknum polisi, Anang menjelaskan pihaknya akan memeriksa. Jika terbukti, bisa saja oknum tersebut juga akan ditetapkan menjadi tersangka.
        “Dalam waktu dekat (oknum polisi) akan kita periksa. Dari informasi nahkoda  pemilik barang, kalau bisa kita tersangkakan ya tersangkakan,” tegasnya.
       Petugas Ditpolairud Polda Jawa Tengah kini masih mendalami asal muasal bbm tersebut dan diantarkan ke siapa. Namun petugas telah mendapatkan kepastian bahwa bbm ini rencananya akan dijual ke sejumlah kapal yang melakukan pelayaran. (Nh/El)