Home Headline Kantor Dinkes Dipindah, Widoyono Jamin Pelayanan Tidak Terganggu

Kantor Dinkes Dipindah, Widoyono Jamin Pelayanan Tidak Terganggu

210
0
Sejumlah staf Dinas Kesehatan mulai mengemasi berkas-berkas penting di kantornya untuk pindah sementara ke kantor baru di MG Setos Semarang.
         Semarang, 29/5 (BeritaJateng.net) – Kantor Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Semarang dan Puskesmas Pandanaran telah kosong karena pelayanan dipindah seiring rencana pembangunan gedung parkir setinggi 10 lantai di lokasi tersebut. Hingga saat ini, beberapa pegawai masih terlihat sibuk memindahkan barang-barang ke kantor sementara.
         Kepala Dinkes Kota Semarang, Widoyono mengatakan, sampai saat ini pihaknya masih melakukan pengosongan kantor Dinkes karena akan dilakukan pembangunan. Untuk sementara Kantor Dinkes pindah ke MG Setos lantai 7 dan Puskesmas Pandanaran pindah ke GOR Tri Lomba Juang.
         “Untuk sementara, keperluan administrasi Dinkes pindah ke Setos lantai 7. Secara efektif mulai berjalan 4 Juni mendatang tapi sekarang pun sudah bisa dilayani di sana. Jadi saya pastikan, untuk pelayanan masyarakat tidak ada gangguan selama proses perpindahan ini,” kata Widoyono, Senin (28/5).
         Ia menjelaskan, keberadaan Kantor Dinkes Kota Semarang di MG Setos hanya akan berlangsung sampai pembangunan gedung parkir selesai. Pembangunan tersebut akan berlangsung multiyears 2018-2019 dan dimulai sekitar Agustus mendatang.
         “Begitu pembangunan selesai, semua pelayanan akan kembali ke gedung itu. Karena nantinya tidak hanya untuk parkir saja, tetapi beberapa lantai untuk Dinkes dan Puskesmas juga,” paparnya.
          Sementara itu, Sekretaris Dinas Penataan Ruang (Distaru) Kota Semarang, Irwansyah menuturkan, pembangunan gedung parkir 10 lantai yang sekaligus menjadi kantor Dinkes Kota Semarang saat ini masih tahap persiapan lelang.
          Ia berharap, pemenang lelang bisa ditentukan dalam waktu dekat sehingga pembangunan segera dimulai. Ia memperkirakan, proses lelang akan dilakukan sekitar Juli mendatang. Sehingga pembangunan bisa dimulai pada Agustus.
         “Sebelum proses lelang itu, Bagian Aset Pemkot akan membongkar bangunan yang lama yaitu gedung dua lantai yang saat ini, dibongkar terlebih dahulu. Sehingga Dinkes dan Puskesmas harus sementara. Awal Juni ini harus sudah pindah,” kata Irwansyah.
         Irwansyah mengungkapkan, proses pembangunan nantinya dilakukan dua tahun berturut-turut dengan perkiraan anggaran mencapai Rp 135 miliar. Pada 2018 ini, Distaru menganggarkan Rp 85 miliar dan sisanya dianggarkan 2019 tahun depan. “Untuk desainnya, bangunannya nanti 10 lantai dilengkapi dengan jembatan penyeberangan gedung parkir dengan pusat oleh-oleh di Jalan Pandanaran,” jelasnya.
          Nantinya, Dinkes dan Puskesmas Pandanaran akan menempati empat lantai di gedung tersebut. Sisanya yaitu enam lantai digunakan untuk tempat parkir umum. “Dengan adanya gedung parkir, tujuannya agar orang-orang yang belanja di pusat oleh-oleh pandanaran bisa parkir di situ. Sehingga kemacetan di jalan Pandanaran yang sering terjadi bisa tertangani,” ucapnya. (El)