Home Headline Kabar Gembira, Jembatan Antar Provinsi di Blora Siap Dibangun

Kabar Gembira, Jembatan Antar Provinsi di Blora Siap Dibangun

323
Wakil Bupati Blora, H. Arief Rohman, M.Si meninjau lokasi jembatan penghubung antar Provinsi.

BLORA, 28/6 (BeritaJateng.net) – Setelah sempat terkendala izin dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), proyek pembangunan jembatan antar provinsi penghubung Kabupaten Blora (Jateng) dengan Kabupaten Bojonegoro (Jatim) di Sungai Bengawan Solo kini siap dilaksanakan.

Kabar itu disampaikan oleh Wakil Bupati Blora, H. Arief Rohman, M.Si yang memastikan bahwa izin proyek tersebut sudah keluar dari Kemen PUPR beberapa hari lalu.

“Saya sempat cek langsung ke Kementerian PUPR beberapa hari lalu, dan akhirnya surat izin dari Pak Menteri sudah kelua., Baru saja 25 Juni kemarin, ” ucap Arif Rohman (Minggu, 28/6/2020).

Sehingga kini, lanjut Arief, proyek nya siap dikerjakan. Ia memastikan semuanya siap agar jembatan yang sudah puluhan tahun dimimpi-mimpikan warga Blora wilayah Selatan ini bisa segera terwujud.

Dirinya pun langsung terjun ke lapangan untuk cek kondisi lapangan. Tepatnya di Desa Medalem, Kecamatan Kradenan.

Menurutnya, Pemkab Blora sendiri juga sudah memulai pembangunan jalan akses selebar tujuh meter menuju lokasi jembatan.

Proyek Jembatan Antar Provinsi di Blora

“Alhamdulillah, gayung bersambut. Saat kita tinjau baik dari sisi wilayah Blora maupun Bojonegoro sudah mulai dilakukan. Sejumlah alat berat mulai aktifitas pengerukan lahan untuk pembangunan jembatan,” imbuhnya.

Ini menandakan mimpi panjang Pemerintah, untuk membuka akses warga Blora wilayah Selatan (Kradenan, Randublatung, Kedungtuban, Jati) menuju Bojonegoro dan Ngawi yang lebih dekat bisa terwujud.

“Dalam waktu dekat juga akan dilakukan peletakan batu pertama dengan Bupati Bojonegoro, kalau tidak salah besok Rabu,” tambahnya.

Wakil Bupati yang juga mantan anggota DPRD Jawa Tengah ini lantas mengucapkan terimakasih kepada Pemkab Bojonegoro, khususnya Bupati Bojonegoro, Anna Muawanah, atas kerjasamanya, sehingga Pemkab Bojonegoro bersedia membantu 100 persen dana pembangunan jembatan ini.

“Anggaran jembatannya 100 persen dari Bojonegoro, terimakasih banyak Bupati Bojonegoro. Sedangkan Blora dapat tugas menyusun DED perencanaannya, pembebasan lahan dan pembangunan jalan akses jembatan,” papar Arief Rohman.

Menurutnya, nantinya warga Blora wilayah Selatan tidak perlu berputar puluhan kilometer ke Cepu lagi ketika ingin ke Ngawi, Madiun, dan sekitarnya.

Langsung potong kompas Menden-Ngraho. Tidak perlu pakai perahu juga, karena hingga kini masih menggunakan perahu untuk penyeberangan motor dan sepeda.

“Mohon doanya semoga proses pembangunan berjalan lancar, sehingga akhir 2020 sudah bisa digunakan untuk akses ekonomi dan sosial di kedua wilayah,” jelasnya

Sementara salah satu warga bernama Rasni (46) warga Desa Medalem, merasa senang karena kini pembangunan jembatan sudah bisa dilaksanakan.

“Maturnuwun sanget. Sudah sangat lama masyarakat sini mengharapkan ada jembatan. Selama ini berputar jauh ke Cepu jika ingin ke Ngraho, Ngawi dan sekitarnya,” kata Rasni

Proyek jembatan ini, dibangun dengan rangka baja yang terdiri dari lima bentang menggunakan rangka baja tipe A. Anggaran jembatan berkisar Rp 90 miliar dari APBD Bojonegoro TA 2020, dan dilaksanakan oleh rekanan PT. Dwi Ponggo Seto dari Ponorogo, Jawa Timur.

Sedangkan proyek pembangunan jalan akses menuju Jembatan yang dilakukan Pemkab Blora juga mulai dikerjakan senilai Rp 8,2 miliar (APBD Blora 2020) oleh rekanan yang sama, karena dibuat satu paket dengan jembatan. (Her/El)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

fourteen + 20 =