Home Ekbis Juliari: Peran Aktif Kaum Perempuan Majukan Ekonomi Indonesia 

Juliari: Peran Aktif Kaum Perempuan Majukan Ekonomi Indonesia 

346
0
Kunjungan Kerja Anggota DPR RI Juliari P. Batubara
       SEMARANG, 17/9 (BeritaJateng.net) – Anggota Komisi VI Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Juliari P. Batubara menyebutkan bahwa, Negara akan lebih maju dan sejahtera jika kaum perempuan dapat berperan aktif di dalam pembangunan ekonomi.
      “Kebanyakan hanya disibukan dengan mengurus rumah dan mengasuh anak, tapi apasalahnya jika ada waktu luang bisa dimanfaatkan untuk memulai sebuah usaha, baik bisa berkelompok dengan ibu-ibu yang lain atau secara mandiri,” Katanya, disela kunjunga kerja di Kampung Hasta Karya, Kecamatan Banyumanik, Jumat (14/9).
       Hadir juga dalam acara tersebut, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Semarang Krisseptiana Hendrar Prihadi, Kepala Dinas Perindustrian Kota Semarang, dan Kelompok Industri Rumah Tangga Kampung Hasta Karya.
       ‎Lebih lanjut, Ari sapaan akrab Juliari P Batubara mengungkapkan, sejauh ini perkembangan industri rumah tangga yang ada di Kota Semarang sangat baik. Namun demikian dari Pemerintah Kota yakni Dinas Perindustrian harus terus memberi penyuluhan, baik dalam hal manajemen, promosi, atau mungkin dalam hal perijinan.
       ‎”Saya kira sudah sangat bagus kegiatan industri ekonomi rumah tangga,  saat ini sudah dalam jalur yang benar, tinggal lebih di tingkatkan,” katanya.
       Apalagi lanjut Politisi PDI Perjuangan itu, saat ini Pemerintah sudah menurunkan besaran taris Pajak Penghasilan (PPh) Final bagi Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) yang beromzet dibawah Rp 4,8 miliar pertahun menjadi 0,5 persen. Hal ini sangat membantu para pelaku usaha untuk terus dapat mengembangkan usaha yang digeluti. ‎”Apalagi pajak saat ini sudah dikurangi menjadi 0,5 persen dan ini sangat membantu,” ungkapnya.
      Sementara terkait dengan kendala, seperti kekurangan baik dalam hal perlengkapan usaha maupun dalam hal permodalan, saat ini Kementrian Perindustrian terus melakukan berbagai upaya seperti pengadaan bantuan peralatan untuk IKM yang tengah berkembang.
      “Kendala masih seputar di peralatan. Kan dari kementrian perindustrian kan sudah ada bantuan peralatan, Kementrian Koperasi UMKM juga ada pelatihan-pelatihan. Saya kira ini cukup untuk mendukung industri rumahan,”‎ imbuhnya.  (El)