Home Nasional Juliari: Indonesia Tak Akan Maju Jika Masyarakat Terus Persoalkan Perbedaan

Juliari: Indonesia Tak Akan Maju Jika Masyarakat Terus Persoalkan Perbedaan

41
0
     Semarang, 3/6 (BeritaJateng.net) – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Juliari P Batubara mengingatkan masyarakat untuk tidak terus mempersoalkan perbedaan, termasuk keberagaman agama.
     “Kalau hanya mempermasalahkan perbedaan terus, negara kita akan miskin,” katanya, di sela reses dan kunjungan kerja yang dilakukannya di Balai Kecamatan Genuk, Semarang, Jumat.
     Politikus PDI Perjuangan itu mengatakan negara-negara lain yang sejahtera, makmur, dan kaya di dunia adalah negara yang masyarakatnya tidak terus mempersoalkan perbedaan yang ada.
     Menurut Ari, sapaan akrab Juliari, masyarakat Indonesia tentunya memiliki keberagaman, baik dari suku, agama, ras, antargolongan (SARA), tetapi semuanya adalah saling bersaudara.
     “Jangan hanya melihat dari perbedaannya, seperti dari sisi agama. Ada yang beragama Islam, Katolik, Kristen, Hindu, Buddha, dan Khonghucu sebagai agama yang diakui pemerintah,” katanya.
     Akan tetapi, anggota Komisi VI DPR RI yang membidangi industri, perdagangan, dan koperasi itu mengungkapkan bahwa enam agama tersebut sebenarnya bukan berasal dari Indonesia.
     “Enam agama yang diakui pemerintah itu tidak ada yang asli dari Indonesia. Semua merupakan agama ‘impor’.Apakah pernah kita persoalkan?” kata Wakil Bendahara Umum DPP PDI Perjuangan itu.
     Oleh karena itu, Ketua Panitia Kerja Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) DPR RI tersebut mengajak masyarakat untuk tidak terus lagi mempersoalkan perbedaan agama yang dianut masing-masing.
     Ari meminta masyarakat Indonesia yang terdiri dari berbagai suku, agama, dan ras untuk saling menghormati, serta bersama-sama membangun Indonesia yang lebih baik ke depan.
     “Kita semua sama-sama orang Indonesia. Kita semua bersaudara. Apapun agama yang dianut, mari jangan terus melihat perbedaan. Mari sama-sama menjaga wilayah kita dengan baik,” pungkasnya. (El)