Home Headline Jokowi: Peran Penyuluh Agama Penting dalam Menjaga Kerukunan Umat Beragama

Jokowi: Peran Penyuluh Agama Penting dalam Menjaga Kerukunan Umat Beragama

199
0
Jokowi saat menghadiri acara Silaturahmi Penyuluh Agama Provinisi Jawa Tengah
       Semarang, 15/4 (BeritaJateng.net) – Pemerintah menilai peran penyuluh agama selama ini sangat penting dalam menjaga kerukunan umat beragama. Terlebih, Indonesia memiliki masyarakat yang majemuk dengan 714 suku yang memiliki sekitar 1.100 bahasa dan tersebar di 17.000 lebih pulau.
        “Itu yang harus jadi perhatian kita. Konflik-konflik yang berakar permasalahan agama harus diantisipasi. Itu sudah menjadi tugas bapak-ibu (penyuluh agama),” ujar Jokowi saat menghadiri acara Silaturahmi Penyuluh Agama Provinisi Jawa Tengah, Sabtu (14/4)
        Melihat tugas penyuluh agama, dalam menjaga kerukunan, Pemerintah berecana akan menaikkan upah atau honor bagi penyuluh agama non-PNS yang bekerja di seluruh Indonesia menjadi dua kali lipat dari yang diterima saat ini. Kenaikan gaji akan dilakukan bertahap mulai tahun ini sampai 2019 nanti.
        Hal tersebut ditegaskan Presiden Joko Widodo alias Jokowi, saat bertemu dengan ribuan penyuluh agama Jawa Tengah di Lapangan Pancasila, Simpang Lima Semarang, Sabtu (14/4).
Presiden RI, Joko Widodo saat menghadiri acara Silaturahmi Penyuluh Agama Provinisi Jawa Tengah

“Saya janji akan menaikan upah para penyuluh agama yang belum berstatus PNS. Saya akan naikkan dua kali lipat. Kemungkinan kalau tidak tahun ini ya tahun depan,” ujar Jokowi

       Jokowi menilai kenaikan upah bagi penyuluh agama non-PNS dirasa  penting, karena dari total jumah penyuluh agama yang mencapai 81.000 orang lebih, 55% di antaranya atau sekitar 45.000 orang merupakan tenaga honorer, dengan gaji di bawah rata-rata.
        Dari masyarakat yang majemuk itu, hampir 85% di antaranya menganggap isu agama sangat penting. Namun, di saat yang sama potret konflik sosial dengan akar permasalahan agama kerap terjadi. (Nh/El)