Home Kesehatan Jeng Ratu, Edukasi Jamu yang Baik dan Benar

Jeng Ratu, Edukasi Jamu yang Baik dan Benar

1011

Semarang, 12/12 (BeritaJateng.net) – Produk jamu rempah-rempah asli dari Indonesia banyak sekali masyarakat meminatinya, tetapi masih banyak yang belum mengerti bagaimana cara meracik bahan-bahan rempah jamu yang sehat, aman dan baik.

Seperti yang diutarakan oleh Jeng Ratu seorang pakar jamu yang memamerkan aneka jenis rempah khas Indonesia di lobi Hotel Ciputra Semarang. Bahwa banyak sekali orang meracik jamu salah kaprah mencampur aneka jenis rempah.

“Peracik jamu baik pedagang atau meracik sendiri di rumah sering salah kaprah dalam mencampur aneka jenis bahan rempah tersebut,” ucapnya.

Menurutnya, produk jamu alami harus dikonsumsi juga secara alami, dan tidak mengakibatkan efek samping. Namun banyak masyarakat yang seenaknya mencampur aneka rempah, pasalnya ada beberapa kandungan sari pati rempah yang kontradiksi jika digabungkan secara langsung.

“Seperti halnya mencampur jahe dengan kencur, itu tidak boleh karena zat utamanya bertentangan dan akan merusak ginjal. Memang tak terasa dalam waktu jangka pendek, tapi pada jangka panjang akan ada efeknya,” terangnya.

Di arena pamernya, Jeng Ratu mengenalkan jenis rempah mulai dari jahe, kunyit, daun cengkeh, pegagan, sambung nyowo, kayu manis, kayu secang, jamur linhzhi dan lainnya. Dalam pamerannya Jeng Ratu juga berupaya mengedukasi masyarakat tentang jamu rempah-remah, baik manfaat hingga cara membuatnya.

“Membuat jamu tak asal digepuk, atau di campur bermacam bahan rempah. Jika mengerti tata caranya maka minum jamu akan menjadi sehat,” jelasnya.

Jeng Ratu yang juga sebagai Ketua Kluster Jamu Kota Semarang dan Ketua Asosiasi Jamu Gendong Semarang merasa perlu mengedukasi pembuatan dan pemanfaatan jamu, ia mengambil tempat di hotel Ciputra lantaran penikmat jamu tak hanya masyarakat kecil saja tapi kalangan menengah keatas juga sudah menikmati.

“Jamu sebagai warisan tradisional asli Indonesia harus dilestarikan. Hotel merupakan salah satu media untuk pengenalannya kembali, lantaran kini hotel sudah bisa dikatakan tempat banyak masyarakat berkumpul untuk semua kalangan, pamor jamu pun bisa terangkat menjadi minuman istimewa nantinya,” tuturnya.

Sementara General Manager Hotel Ciputra Ida Bagus Ardana megatakan agenda mengangkat jamu sebagai agenda tahunan yang dibungkus dalam tema The Java Heritage. “Ini komitmen kami dimana usia Hotel Ciputra Semarang ke-20 ingin maju dengan semua lapisan masyarakat termasuk para penggiat jamu seperti Jeng Ratu,” tambahnya.(BJ06)