Home Lintas Jateng Jembatan Widang Jatim Ambruk, Arus Lalulintas di Blora Semakin Padat

Jembatan Widang Jatim Ambruk, Arus Lalulintas di Blora Semakin Padat

495
Jembatan Widang Jatim Ambruk, Arus Lalulintas di Blora Semakin Padat
       BLORA, 21/4 (BeritaJateng.net) – Usai peristiwa ambruknya jembatan Widang di kabupaten Lamongan Jawa timur, arus lalu lintas di kabupaten Blora mulai padat. Hal ini menyusul dialihkannya sejumlah jalur dari Pantura ke jalur lain.
       Kasat lantas Polres Blora AKP Febrianty AER melalui Kanit Turjawali Sholihun Ni’am, mengatakan, meski arus lalu lintas menunjukkan kepadatan, namun kondisinya tetap lancar.  Diketahui, sebagian jalur lalu lintas di Kabupaten Blora masuk dalan jalan Nasional, mulai dari Cepu hingga Kabupaten Rembang.
       Meski ada peningkatan volume kendaraan berat, namun tidak ada penjagaan di wilayah perbatasan khususnya jembatan penghubung Blora – Bojonegoro di Kecamatan Cepu. “Kalau tidak ada kekroditan, tidak ada pengaturan, Mas. Kita menyesuaikan arus lalu lintas,” terangnya Sabtu (21/4/2018).
        Sekarang ini, lanjut dia, arus lalu lintas masih terpantau lancar. “Sebagian ada yang lewat Rembang ke Pantura, dan ada yang lewat Purwodadi. Tetap mau lewat jalur Blora,” imbuhnya.
       Lebih lanjut dia menjelaskan, bahwa truk tronton yang melintas di Blora kebanyakan melanggar beban muatan. Pasalnya semua kelas jalan di Blora merupakan kelas jalan III A yang peruntukkannya bukan untuk truk tronton.
        “Semua truk tronton seharusnya melalui jalan kelas I dan II atau yang bisa dilewati jalan pantura. Kalau wilayah Blora belum mampu dinaiki beban 30- 40 ton,” ujarnya.
        Menurut dia, apabila terjaring razia truk dengan tonase berlebih tetap akan dilakukan penindakan. “Belum ada perintah dari pimpinan untuk perlakuan khusus. Kalau pas operasi dia lewat tetap ditindak,” tandasnya.
(MN/El)