Home Ekbis Jelang Tahun Baru, Hotel di Jepara Full

Jelang Tahun Baru, Hotel di Jepara Full

396
Salah satu hotel di Jepara yang sudah full.

Jepara, 31/12 (Beritajateng.net) – Liburan tahun baru, sebagian besar hotel di Kabupaten Jepara dipadati tamu. Bahkan, banyak tamu yang datang terpaksa kecewa, lantaran tak kebagian kamar hotel.

Diantaranya  Hotel Palm Beach yang ada di kawasan pantai Bandengan Jepara. Untuk bisa mendapatkan kamar hotel, tamu harus memesan sejak dua hingga tiga bulan yang lalu. Lokasinya yang berada di tepi pantai, menjadi daya pikat wisatawan untuk menginap.

Executive marketing Palm Beach, Awang Budiono mengatakan, sejak tiga bulan lalu sudah banyak tamu yang pesan kamar untuk menikmati pergantian malam tahun baru. 

“Untuk tanggal 23 Desember hingga 3 Januari semua sudah dibooking.
Semua kamar penuh sejak November lalu. Rata-rata tamu memesan kamar sejak dua hingga tiga bulan lalu,” ujar Awang, Rabu.

Menurutnya, para tamu memesan kamar jauh-jauh hari dilakukan, karena khawatir tak kehabisan kamar. Sebab, dari pengalaman tahun lalu, kamar telah penuh sejak beberapa hari sebelum hari Hari Raya Natal. Lantaran penuh, pihaknya terpaksa menolak banyak tamu yang ingin memesan kamar mendekati Natal dan tahun baru ini.

“Banyak tamu yang kami tolak, karena kamar telah penuh,” ungkapnya.

Momen tahun baru ini, pihaknya menaikkan harga kamar sebesar 35 persen. Seperti sewa kamar jenis Cottage semula tarifnya sekitar Rp 1,5 juta, kini harganya naik menjadi Rp 1,9 jutaan per-kamar. Sedangkan untuk kamar standard atau termurah, semula  tarifnya sekitar Rp 500 ribu, kini menjadi Rp 650 ribu per-kamar.

“Kenaikannya sekitar 35 persen dari harga normal di hari biasa,” katanya.

Dia mengemukakan, rata-rata para tamu yang memesan kamar adalah
wisatawan domestik, terutama dari Kudus, Semarang, Jogja, dan Magelang.

Sedangkan untuk mancanegara, khusus malam tahun baru ini sangat
sedikit.

“Kebetulan malam tahun baru ini kami juga mengadakan party, live
music. Ada beberapa band, DJ, dan fashion show dari Semarang,”
pungkasnya. (BJ18)