Home Headline Jelang Ramadhan, Polrestabes Semarang Musnahkan 8 Kg Sabu dan Miras

Jelang Ramadhan, Polrestabes Semarang Musnahkan 8 Kg Sabu dan Miras

195
Jelang Ramadhan, Polrestabes Semarang Musnahkan 8 Kg Sabu dan Miras

Semarang, 3/5 (BeritaJateng.net) – Polrestabes Semarang memusnahkan barang bukti sabu dan minuman keras (miras) berbagai jenis di Lapangan Pratisara Wirya, Kompleks Mapolrestabes Semarang, Kamis (2/5).

Barang bukti yang dimusnahkan terdiri atas 8 kilogram sabu, 2.754 botol miras berbagai merek, dan 110 liter miras oplosan. Pemusnahan tersebut juga merupakan cipta kondisi jelang datangnya bulan Ramadhan.

Wakil Kapolrestabes Semarang, AKBP Enriko Silalahi di Semarang, mengatakan bahwa pemusnahan narkoba dan minuman keras  merupakan salah satu upaya untuk menjaga kondisifitas Kota Semarang yang merupakan Ibu Kota Provinsi Jawa Tengah.

“Polrestabes Semarang memusnahkan barang bukti sabu dan miras. Ini bukti kerja keras Polrestabes Semarang yang tetap konsisten dalam pemberantasan narkoba dan miras di wilayah Kota Semarang, khususnya sejak Januari hingga April 2019,” ujarnya usai pemusnahan di Lapangan Mapolrestabes Semarang, Kamis (2/5) siang.

Untuk barang bukti sabu seberat 8 kilogram dimusnahkan dengan menggunakan mesin incinerator milik Badan Narkotika Nasional Provinsi Jawa Tengah . sabu tersebut merupakan hasil pengungkapan seorang pengedar narkoba bernama Rudy Rachman (33) warga asal Banjarmasin Barat. Tersangka ditangkap di sebuah kamar apartemen di Jalan Diponegoro, Semarang,

Sementara untuk minuman keras di musnahkan dengan cara digilas. Bahkan dalam pemusnahan dilakukan secara langsung oleh Wakil Kapolrestabes Semarang AKBP Enriko Silalahi dengan mengemudilkan alat berat.

“Ini merupakan bukti kerja keras dan keseriusan Polrestabes Semarang dalam membrantas peredaran narkoba dan minuman keras menjelang bulan suci Romadhan yang tinggal beberapa hari lagi,” tuturnya.

Enriko menambahkan, pemusnahan tersebut juga sebagai cipta kondisi menjelang bulan Ramadan. Diharapkan dengan adanya penindakan dan pemusnahan yang dilakukan, masyarakat bisa melaksanakan ibadah puasa dengan nyaman. Operasi cipta kondisi akan terus dilakukan dan ditingkatkan.

“Diharapkan dengan pemusnahan ini dapat menekan tindak kejahatan yang dipicu oleh konsumsi miras. Masyarakat diharapkan bisa bersama-sama menjaga ketertiban. Tempat-tempat hiburan juga akan dibatasi jam kerjanya,” tambahnya.

Pada bulan puasa, jam operasional tempat-tempat hiburan akan dibatasi. Hal ini sebagai upaya menghormati umat Islam yang sedang menjalankan ibadah puasa

“Nantinya  masyarakat nantinya dapat menjalankan ibadah puasa tanpa adanya gangguan yang dipicu oleh minuman keras,” imbuhnya. (Nh/El)