Home Headline Jelang Kongres di Bali, Megawati Diprediksi Kembali Pimpin PDIP

Jelang Kongres di Bali, Megawati Diprediksi Kembali Pimpin PDIP

433

SEMARANG, 22/6 (Beritajateng.net) – Kongres ke V PDI Perjuangan akan digelar 8 Agustus 2019 di Bali. Kongres ini dipercepat, semula diagendakan berlangsung pada tahun 2020. Yang menarik dari pelaksanaan kongres ke V ini adalah semua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) dikabarkan sepakat mencalonkan kembali Megawati Sukarnoputri sebagai Ketua Umum.

Ketua DPD PDI Perjuangan Jateng Bambang Wuryanto mengatakan aspirasi tersebut disampaikan dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) partai yang digelar di Jakarta 19 Juni 2019 lalu.

“Semua DPD sudah bulat mengusulkan kembali Bu Mega,” kata pria yang akrab disapa Bambang Pacul tersebut, Sabtu (22/6).

Politisi yang akrab disapa Bambang Pacul ini mengatakan, pengusulan kembali Megawati Soekarnoputri memimpin partai didasari beberapa alasan. Diantaranya dibawah kepemimpinan putri proklamator itu, PDI Perjuangan menjadi partai yang sangat solid.

“Dipimpin Bu Mega partai solid, nggak ada ribut,” ujarnya.

Jika usulan tersebut sudah bulat, maka Kongres V PDI Perjuangan nanti diperkirakan hanya menjadi ajang pengesahan kembali Megawati menjadi Ketua Umum. Itu berarti isu regenerasi yang sempat disebut akan terjadi dalam kepemimpinan PDI Perjuangan tidak akan terjadi.

Bambang menyebut, pelaksanaan Kongres V merupakan hak prerogatif dari Megawati. Termasuk penentuan kepengurusan DPP PDI Perjuangan nantinya.

“Apakah akan ada Ketua Harian atau bagaimana, nanti terserah ke Bu Mega,” ungkapnya.

Pelaksanaan Kongres V PDI Perjuangan dipercepat agar partai solid dalam mengawal pemerintahan Jokowi. Bambang mengatakan hal tersebut dilakukan tanpa bermaksud mendahului keputusan Mahkamah Konstitusi (MK).

“Bahwa tren kemenangan iya. Atas estimasi itu, Kongres dipercepat. Jadi saat Presiden dilantik dan membentuk kabinet, keorganisasian partai sudah pararel dengan terbentuknya organisasi pemerintahan,” paparnya.

(NK)