Home Headline Jeffrey Herlings Juarai MXGP Seri 13 Semarang

Jeffrey Herlings Juarai MXGP Seri 13 Semarang

2452
0
Jeffrey Herlings berhasil unggul di posisi pertama disusul Tim Gajser dan Clement Desalle. Tiga crosser ini berhasil menyabet juara di MXGP Seri 13 di Semarang. Foto by Herugodzy.
      SEMARANG, 8/7 (BeritaJateng.net) – Jeffrey Herlings mendominasi kelas utama MXGP Asia seri ke-13 di Sirkuit BSB Mijen, Semarang, Minggu (7/7). Dengan perkasa, ia tampil sebagai juara mengungguli Tim Gajser dan Clement Desalle.
      Di race pertama, pembalap Red Bull KTM Factory Racing ini finish di urutan pertama. Di belakangnya, pemegang gelar juara dunia sembilan kali berturut-turut Antonio Cairoli yang hanya finish di urutan tiga. Namun pada race kedua, Cairoli hanya finish di urutan keempat dan hanya mengumpulkan total 38 poin dari dua race.
Pada race pertama, Gajser finish di urutan kedua disusul Caironi. Sedang pada race kedua, Desalle di urutan dua disusul Gajser dan Cairoli.
       Dengan hasil sempurna di seri ini, Herlings memuncaki klasemen sementara World Championship dengan 583 poin. Di urutan dua ada Cairoli dengan 559 poin lalu disusul Desalle 447 poin dan Gajser dengan 410 poin.
      Begitu pula dengan klasemen pabrikan, KTM memimpin dengan 647 poin disusul Kawasaki 466 poin, Yamaha 446 poin dan Honda 425 poin.
Jeffrey Herlings berhasil unggul di posisi pertama disusul Tim Gajser dan Clement Desalle. Tiga crosser ini berhasil menyabet juara di MXGP Seri 13 di Semarang. Foto by Herugodzy.

Race sendiri dibagi menjadi dua dimana masing-masing race membutuhkan waktu 30 menit plus 2 lap untuk menyelesaikan lap sepanjang 1,7 Km. Juara masing-masing race lalu ditotal nilainya untuk kemudian berkesempatan naik podium. Nilai dari masing-masing seri, akan dijumlahkan untuk menentukan gelar juara dunia.

       Usai lomba, Herlings mengakui jika karakter sirkuit ini sangat cocok dengan dirinya. Kemenangan di race pertama membuat ia semakin percaya diri untuk kemudian meraih gelar tercepat di race kedua.
       “Kemenangan di race pertama membuat saya semakin percaya diri, apalagi karakter sirkuitnya sangat cocok,” terangnya.
       Sementara itu pada kelas MX2, Jorge Prado dinobatkan sebagai yang terbaik usai menyelesaikan race kedua sebagai juara. Di race pertama, juara diraih Pauls Jonass yang bertukar posisi dengan Prado di race berikutnya.
        Total poin keduanya juga sama yakni 550, disusul Thomas Kje Olsen dengan 422 poin dan Ben Watson dengan 412 poin.
        Dari sisi pabrikan, KTM masih memimpin untuk kelas MX2 dengan total raihan poin 628. Kemudian Husqvarna dengan 525, Yamaha 446 poin dan Honda 437. Sementara Kawasaki dan TM tercecer di urutan akhir. (El)