Home Lintas Jateng Jalan Rabat Beton TMMD Capai 45 Persen

Jalan Rabat Beton TMMD Capai 45 Persen

45
0
Danrem 073/Makutarama Kolonel Inf Joni Pardede, Wabup Masrur Masykur, Dandim Letkol Czi Hendro Edi Busono, Ketua DPRD Prapto Utono, saat meninjau TMMD di Desa Jungsemi, Kangkung. 
          KENDAL, 10/10 (BeritaJateng.net) — Pembangunan rabat beton di Desa Jungsemi, Kecamatan Kangkung dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Kodim Kendal telah mencapai 45 persen. Capaian tersebut mendapat apresiasi Kapok Staf Ahli Kasad Bidang Ideologi Brigjen TNI Bambang Sudiyono saat meninjau TMMD ke 100 Reguler di Desa Jungsemi.
          Hadir dalam peninjauan itu antara lain Danrem 073/Makutarama Kolonel Inf Joni Pardede, Wabup Masrur Masykur, Dandim Letkol Czi Hendro Edi Busono, Ketua DPRD Prapto Utono, dan tamu undangan lainnya.
           Namun, karena konstruksi jalan tidak menggunakan beton bertulang, sehingga perlu pembatasan tonase kendaraan yang melintas. Jika tidak dibatasi, tentu jalan bisa cepat rusak. Apalagi ketebalan cor hanya 12 sentimeter. ‘’Saya berpesan kepada dandim maupun wakil bupati ke depan harus ada pembatasan tonase kendaraan yang boleh diizinkan melintas di jalan tersebut,’’ kata dia, Selasa (10/10).
            Dia mengatakan, hasil laporan yang disampaikan dandim, pekerjaan rabat beton sepanjang 1.550 meter dengan lebar tiga meter dan ketebalan beton 12 sentimeter. ‘’Dari panjang 1.550 meter, progres pekerjaan sudah mencapai 600 meter hingga 700 meter atau sekitar 45 persen. Ini masih ada waktu dua pekan, saya berharap hingga ditutupnya TMMD, pembangunan jalan bisa terselesaikan,’’ terangnya.
            Bambang menambahkan, TMMD merupakan kemanunggalan TNI bersama rakyat untuk membangun wilayah. Tidak hanya rakyat, tetapi juga melibatkan unsur Polri, desa, kecamatan, dan pemerintah kabupaten. Pemilihan lokasi telah dirapatkan mulai dari tingkat desa, kecamatan, kabupaten/kota, provinsi, dan dilaporkan kepada pusat. ‘’Yang menentukan bukan TNI, tetapi hasil musyawarah masyarakat,’’ kata dia.
            Kades Jungsemi, Dasuki, mengatakan, pembangunan rabat beton itu menghubungkan jalan desa menuju ke objek wisata pantai. Selain itu jalan bermanfaat untuk peningkatan produksi pertanian. Sewaktu jalan rusak, biaya yang harus dikeluarkan petani tinggi. Misalkan sekali mengangkut hasil pertanian petani harus mengeluarkan Rp 3.000.
             Namun, setelah kondisi jalan bagus, biaya transportasi yang dikeluarkan bisa tekan menjadi Rp 1.000. ‘’Kami ingin membantu petani sekaligus mengangkat potensi wisata pantai di Jungsemi,’’ tuturnya. (sty/El)
Danrem 073/Makutarama Kolonel Inf Joni Pardede, Wabup Masrur Masykur, Dandim Letkol Czi Hendro Edi Busono, Ketua DPRD Prapto Utono, saat meninjau TMMD di Desa Jungsemi, Kangkung. 
Danrem 073/Makutarama Kolonel Inf Joni Pardede, Wabup Masrur Masykur, Dandim Letkol Czi Hendro Edi Busono, Ketua DPRD Prapto Utono, saat meninjau TMMD di Desa Jungsemi, Kangkung.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here