Home News Update Jalan Madukoro Semarang Rusak Parah

Jalan Madukoro Semarang Rusak Parah

Jalan Madukoro yang rusak parah.
Jalan Madukoro yang rusak parah.
Jalan Madukoro yang rusak parah.

Semarang, 19/1 (beritajateng.net) – Kondisi jalan raya Madukoro sangat memprihatinkan. Warga mengeluh lantaran jalan yang penuh berlubang belum tersentuh perbaikan.

Lubang hampir merata di sepanjang jalan tersebut, mulai dari setelah perlintasan rel kereta api menuju pemukiman warga. Kondisi lubang mencapai diameter 50 sentimeter dengan kedalaman 10-15 meter.

Warga Madukoro, Istanto (39) mengatakan, jalan raya Madukoro sudah mengalami kerusakan pada tahun kemarin. Namun dengan kondisi cuaca yang sering diguyur hujan, kerusakan semakin bertambah parah.

“Awalnya, lubang hanya kecil-kecil. Tapi jalan ini kan padat kendaraan yang menuju perumahan. Yang melewati tidak hanya roda dua saja, roda empat juga banyak yang lewat. Ditambah, sering hujan dan jalan kerap tergenang. Sehingga lubang jalan bertambah lebar dan dalam,” ungkapnya.

Diakui, jalan raya Madukoro sering mengalami kerusakan, meskipun tidak parah. Hanya saja, lubang yang masih menganga lebar dan dalam hingga kini belum tersentuh perbaikan. Dikhawatirkan, bisa mengancam keselamatan pengendara.

“Khawatirnya kalau tidak cepat diperbaiki banyak kendaraan roda dua yang terperosok. Sebab, jalan ini kan penerangannya kurang, agak sedikit gelap. Kalaupun juga, roda empat tidak begitu berbahaya, tapi rodanya terperosok kan bisa rusak atau bocor. Belum juga peleknya bisa rusak,” terangnya.

Hal sama juga diungkapkan, Nurul Huda (32) mengakui, kerusakan jalan raya Madukoro seringkali membuat orang terjatuh. Terlebih pada saat malam hari. Selain berlubang, penerangan jalan juga belum maksimal. Sehingga sangat membahayakan pengendara baik roda dua dan roda empat.

“Dulu pernah ada siswa yang rodanya terperosok dijalan itu dan jatuh. Untung tidak parah,” terangnya.

Pihaknya berharap, pemerintah secepatnya mengambil sikap untuk melakukan perbaikan di jalan raya Madukoro. Menurutnya, jalan tersebut sangat membahayakan pengendara. Bahkan, kerusakan jalan sudah terjadi pada tahun kemarin.

“Paling tidak kan harus ditambal atau diperbaiki. Jangan dibiarkan saja. Apa menunggu banyak korban? Kalau bisa juga dibeton sekalian seperti yang dilajur sebelahnya,” harapnya.

Terpisah, Kepala Dinas Bina Marga Kota Semarang, Izward mengatakan perbaikan jalan yang sifatnya darurat akan segera ditangani secepatnya.

“Kalau kerusakan jalan masih di bawah 30 persen bisa kita tangani secepatnya. Jadi sifatnya hanya tambal sulam saja. Namun kalau sudah mencapai 30 persen keatas, kami harus melakukan perbaikan ulang,” katanya.

Tahun 2015 ini, Dinas Bina Marga telah menganggarkan proyek pembangunan jalan melalui APBD Murni 2014 sebesar Rp 200 milliar. Hanya saja, anggaran untuk perbaikan dan pembangunan jalan masih dalam proses lelang.

“Saat ini pekerjaan perbaikan jalan dan pembangunan jalan masih proses lelang. Paling tidak pada Maret atau April sudah bisa mulai dikerjakan,” pungkasnya. (BJ05)