Home Headline Jajaran Kepolisian Segera Koordinasi dengan Pemerintah Atasi Jalan Rusak

Jajaran Kepolisian Segera Koordinasi dengan Pemerintah Atasi Jalan Rusak

69
0

Semarang 02/03 (BeritaJateng.net) – Banyaknya kondisi jalan rusak di wilayah Jawa Tengah, membuat berbagai pihak prihatin. Hal ini karena banyaknya kasus kecelakaan yang disebabkan buruknya kondisi jalan. Oleh karena itu, pihak Kepolisian akan berkoordinasi dengan pihak pemerintahan untuk segera mengatasi kondisi ini.

Hal ini disampaikan Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Condro Kirono, di Mapolda Jateng. terkait adanya proses mekanisme perbaikan jalan yang harus dilalui.

Kapolda juga meminta pemangku kepentingan, seperti pemerintah untuk melakukan pemasangan rambu peringatan bagi pengendara kendaraan, di lokasi lokasi dimana kondisi jalan rusak ditemukan.

Jalan Rusak Harus Segera Diperbaiki
Jalan Rusak Harus Segera Diperbaiki

Untuk mengantisipasi terjadinya kecelakaan yang ditimbulkan oleh jalan rusak, Kapolda juga telah mengintruksikan ke jajarannya untuk berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum, baik itu tingkat kabupaten ataupun kota, agar dapat memasang tanda-tanda jalan yang rusak untuk segera dilakukan perbaikan.

”Kami akan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait, agar permasalahan jalan rusak ini segea dapat diselesaikan. Kasatlantas-kasatlantas akan saya perintahkan untuk bekerja sama dengan pihak pemerintahan daerah masing masing, dalam menangani jalan rusak ini,” jelas Kapolda.

Kewajiban penyelenggara jalan memasang rambu peringatan pada jalan rusak telah diatur dalam Pasal 24 UU no. 22, Tahun 2009, tentang lalu lintas dan angkutan jalan.

Masyarakat bisa mengajukan tuntutan ganti rugi terhadap jalan rusak yang diabaikan tanpa diberi rambu sesuai undang-undang lalu lintas.

Dalam aturan tersebut juga dijelaskan, jika masyarakat bisa memperoleh ganti rugi yang besarannya mencapai angka Rp. 1,5 juta per titik, jalan yang rusak. Terdapat pidana alternatif selama 6 bulan penjara terhadap pejabat penyelenggara jalan yang tidak memenuhi aturan itu. (BJ/NG)