Home Nasional Jaga Lingkungan dengan Tanam 2000 Mangrove dan Launching Platform Lindungi Hutan 

Jaga Lingkungan dengan Tanam 2000 Mangrove dan Launching Platform Lindungi Hutan 

184
0
Jaga Lingkungan dengan Tanam 2000 Mangrove dan Launching Platform Lindungi Hutan 

Semarang, 18/12 (BeritaJateng.net) – Mengikisnya garis pantai akibat abrasi serta fenomena rob banjir yang akhir-akhir ini menimpa kawasan pesisir dan beberapa kawasan di kota Semarang menggerakkan sejumlah pecinta lingkungan untuk mengkampanyekan penanaman pohon bakau atau mangrove sekaligus melaunching platform Lindungi Hutan.

Komunitas Lindungi Hutan, salah satu kelompok yang didirikan masyarakat mulai turun mengkampanyekan pentingnya mangrove untuk menjaga keseimbangan ekologis laut.

Komunitas Lindungi Hutan berencana melakukan penanaman 2000 pohon mangrove sekaligus melaunching Platform Lindungi Hutan sebuah platform untuk membantu dan mendukung pelestarian ekosistem hutan di Indonesia, Minggu (18/12) pagi di Desa Tambakrejo Kelurahan Tanjung Mas, Kota Semarang.

Hario Laskito Ardi selaku CEO dari Lindungi Hutan mengatakan, Desa Tambakrejo merupakan desa kritis terhadap abrasi oleh air laut dan industri. Banyaknya rumah yang terendam oleh air laut dan juga setiap tahunnya peningkatan volume air laut membuat desa ini kritis. Sehingga diperlukan pencegahan jangka pangjang untuk mencegah abrasi dan erosi oleh air laut.

Menurutnya, Industri yang ada disekitar desa tambakrejo yang mengakibatkan kualitas udara di desa ini semakin buruk dan tidak seimbangnya ekologis pantai.

“Dengan adanya penanaman mangrove berkelanjutan di area konservasi desa tambakrejo diharapkan mampu mengurangi dan mencegah abrasi dan erosi yang semakin meluas di kedepannya. Di samping itu juga tanaman mangrove bisa mengurangi emisi karbondioksida dan meningkatkan kualitas udara disekitar Desa Tambak Rejo,” katanya.

Salah satu langkah yang dilakukan komunitas Lindungi Hutan untuk mendukung pelestarian hutan yakni dengan meresmikan platform Lindungi Hutan.

“Lindungi hutan merupakan platform dan gerakan untuk mendukung dan membantu pelestarian hutan di indonesia. Pada platform beta kami bisa di akses di website dan download d playstore,” katanya.

Menurut Hario, lindungi hutan merupakan Platform dan gerakan perlindungan hutan dalam Mengendalikan dan Memantau Hutan di Indonesia. “Paltform ini menerapkan konsep Internet of Things dalam melakukan perlidungan hutan di Indonesia. Internet of Things adalah sebuah konsep dimana benda-benda di sekitar kita dapat berkomunikasi antara satu sama lain melalui sebuah jaringan seperti internet. Dengan platform lindungi hutan, semua komponen yang menunjang ekosistem hutan di Indonesia dapat kita kendalikan dan pantau melalui Platform ini,” imbuhnya.

Dengan Platform ini, pengguna dapat berinteraksi dan berkontribusi terhadap Area konservasi hutan yang menjadi partners dari lindungi Hutan. Interaksi tersebut dalam bentuk donasi pohon atau gabung aksi kampanye alam yang diselengarakan oleh lindungi hutan untuk menjaga ekosistem hutan di Indonesia.

“Secara online, masyarakat dapat memantau kondisi perkembangan dan perawatan pohon hasil donasi melalui platform ini, karena platform ini akan memberikan informasi tentang tinggi pohon, diameter pohon, kondisi pohon (mati atau tidak), pengurangan emisi Co2 yang bisa dihasilkan oleh pohon, efek peningkatan ekosistem hutan yang dihasilkan oleh kampanye alam. Sehingga pengguna dapat melakukan pengendalian dan pemantauan area konservasi hutan yang menjadi partners lindungi hutan,” jelasnya. (EL)