Home Ekbis Jaga Kestabilan Harga Jelang Ramadhan, Pedagang Dihimbau Jangan ‘Nakal’

Jaga Kestabilan Harga Jelang Ramadhan, Pedagang Dihimbau Jangan ‘Nakal’

203
0
Kunjungan kerja dan dengar pendapat Anggota DPR RI Juliari P. Batubara di Kecamatan Candisari.
       Semarang, 5/5 (BeritaJateng.net) – Harga kebutuhan pokok seringkali mengalami kenaikan harga yang cukup tinggi saat memasuki Bulan Ramadhan. Imbasnya, Masyarakat kecil yang memiliki kemampuan finansial dibawah rata rata merasakan pahitnya.
       Menanggapi Hal itu, Anggota Komisi VI Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) Juliari P. Batubara mengatakan, Kenaikan harga saat memasuki Bulan Ramadhan menjadi hal yang lumrah dan wajar terjadi. Namun demikian, kenaikan harga kebutuhan pokok itu harus tetap di kontrol, sehingga tidak melebihi batas wajar yang menyebabkan rakyat kecil semakin menderita.
         “Itu kan wajar- wajar saja setiap tahun kan juga naik, nah yang terpenting itu kita melihat nanti apakah masih dalam batas kewajaran kenaikanya atau sebaliknya yaitu tidak wajar,” Katanya, Saat kunjungan kerja dan rapat dengar pendapat di Kantor Kecamatan Candisari, Semarang, Jumat (4/5)
         Bersamaan dengan itu, digelar pula pasar murah yang digelar Wakil Bendahara Umum DPP PDI Perjuangan itu bekerja sama dengan Tim Penggerak PKK Kota Semarang dan Kecamatan Candisari di halaman kantor Kecamaran Candisari Semarang.
         Lebih lanjut, Juliari mengungkapkan, Salah satu yang menyebabkan harga relatif naik saat memasuki bulan ramadhan yakni kebiasaan masyarakat berbelanja sebelum memasuki musim puasa. Sehingga harga kebutuhan pokok relatif meningkat.
       “Kalau yang kita harapkan, yakni harga relatif sama dengan sebelumnya (sebelum ramadhan) itu agak berat, karena memang kebiasaan belanja warga masyarakat sebelum lebaran cenderung meningkat. Makanya saya selalu sampaikan kepada masyarakat, kalaupun harus berbelanja untuk tidak berlebihan, sehingga tidak menyebabkan harga tidak meningkat cukup drastis,” ungkapnya.
          Ditanya terkait program Pemerintah terkait memantau harga kebutuhan pokok saat lebaran, Juliari mengungkapkan, sejauh ini pemerintah cukup baik dalam menjaga harga kebutuhan pokok tetap stabil, salah satunya yakni pembentukan Satgas Pangan oleh Presiden Jokowi. Hal ini bertujuan untuk memastikan tidak ada pedagang nakal yang memanfaatkan moment lebaran.
         “Seperti kan ada tuh pedagang yang menimbun barang, ketika harga naik baru diturunkan tuh barang. Jadi kita juga himbau kepada pedagang, kalau berjualan yang wajar-wajar saja, kasian rakyat yang tidak mampu. Kami di DPR juga akan terus turun kebawah untuk memastikan harga barang tidak terkampau tinggi,” ungkapnya.
         Sementara terkait dengan antisipisi kenaikan harga sembako di wilayah Kecamatan Candisari Kota Semarang, Camat Candisari Moeldjoko mengungkapkan, pihaknya memberikan bantuan kepada masyarakat, salah satunya dengan menggelar bazar murah di Kantor Kecamatan Candisari.
         “Seperti saat ini, Kita kerjasama dengan Tim Penggerak PKK Kota Semarang dan dibantu oleh Pak Juliari P. Batubara untuk membuat kegiatan berupa bazar murah bagi masyarakat,” ungkpnya.
         Menurutnya, kegiatan berupa bazar murah sangatlah bermanfaat terutama bagi keluarga yang kurang mampu. Hal ini juga salah satu cara untuk mengimbangi Inflasi di Kota Semarang. “Paling tidak bisa sedikit mengimbangi atau menekan angka inflasi, memasuki bulan ramadhan ini,” imbuhnya. (El)