Home Hiburan Iva dan Dika Dinobatkan Jadi Denok Kenang 2015

Iva dan Dika Dinobatkan Jadi Denok Kenang 2015

792
Iva-Dika, Denok Kenang 2015 KARANG KIMPUL- Iva Nike Imanta Puteri dan Dika Fadlika dinobatkan sebagai Denok dan Kenang Semarang 2015. Mereka menggantikan Denok Kenang sebelumnya yakni Wanda Hutami dan Rizal Firmansyah. Dalam grand final yang digelar di Krakatau Ballroom Hotel Horison, Sabtu (25/4), keduanya berhasil menyisihkan 24 pasang finalis lainnya. Iva dan Dika dinilai dewan juri yang diketuai Eko Suseno Marutti sebagai pasangan yang paling bagus dalam menjawab dan mengumpulkan poin dibanding pasangan lain. Usai penobatan, Iva mengaku tidak menduga dapat meraih gelar Denok 2015. Pasalnya ia mengakui bahwa pesaingnya cukup berat, karena memiliki postur, intelengesia serta penampilan dan rata-rata dapat menjawab pertanyaan dewan juri dengan baik. “Tidak menduga, tapi saya bangga. Saya akan membawa amanah ini, mengenalkan dan mempromosikan wisata Kota Semarang seoptimal mungkin,” tutur mahasiswi Akuntansi FE Undip ini. Walikota Semarang Hendrar Prihadi mengakui jika pemilihan Denok dan Kenang ini melalui tahapan selektif. Karenanya, pasangan yang terpilih merupakan yang terbaik dari yang paling baik. Mereka nantinya diharapkan jadi duta wisata kota ini untuk mempromosikan berbagai gelar budaya, potensi wisata serta atraksi yang ada. Dengan demikian, Kota Semarang akan semakin lebih dikenal di kancah tujuan wisata domestic. “Banyak potensi yang dimiliki yang belum tergarap optimal. Tugas kalian menjadi duta wisata dan memperkenalkannya ke khalayak,” tuturnya. Kadisbudpar Kota Semarang Masdiana Savitri menambahkan bahwa audisi Denok Kenang 2015 diikuti sekurangnya 350 muda mudi se- Semarang. Setelah dilakukan seleksi, tersaring sebanyak 25 pasang. Mereka kemudian diberi pembekalan terkait materi kepariwisataan, pengetahuan umum serta Bahasa Inggris. Ke-50 finalis juga diajak melakukan city tour ke berbagai obyek wisata di kota ini. “Itu merupakan bentuk pembekalan yang kami berikan agar nantinya mereka lebih siap saat maju sebagai wakil Semarang dalam pemilihan Mas dan Mbak Jateng akhir tahun ini,” tukasnya. Masdiana menambahkan, di tahun 2014 ini, pihaknya menggandeng Dinas Pendidikan agar mengirimkan setiap wakil sekolah dalam pemilihan Denok Kenang. Dengan langkah ini, antusias anak muda untuk mendaftar seleksi semakin bertambah. “Tahun lalu hanya 181 peminat, sekarang melonjak menjadi 350 orang. Tentu persaingan meraih gelar terbaik semakin kompetitif dan positif,” pungkasnya. Hid Foto Denok Kenang DENOK KENANG 2015: Denok dan Kenang Semarang 2015, Iva Nike Imanta Puteri dan Dika Fadlika berfoto usai penobatan Denok Kenang 2015

 

Iva-Dika, Denok Kenang 2015 KARANG KIMPUL- Iva Nike Imanta Puteri dan Dika Fadlika dinobatkan sebagai Denok dan Kenang Semarang 2015. Mereka menggantikan Denok Kenang sebelumnya yakni Wanda Hutami dan Rizal Firmansyah. Dalam grand final yang digelar di Krakatau Ballroom Hotel Horison, Sabtu (25/4), keduanya berhasil menyisihkan 24 pasang finalis lainnya. Iva dan Dika dinilai dewan juri yang diketuai Eko Suseno Marutti sebagai pasangan yang paling bagus dalam menjawab dan mengumpulkan poin dibanding pasangan lain. Usai penobatan, Iva mengaku tidak menduga dapat meraih gelar Denok 2015. Pasalnya ia mengakui bahwa pesaingnya cukup berat, karena memiliki postur, intelengesia serta penampilan dan rata-rata dapat menjawab pertanyaan dewan juri dengan baik. “Tidak menduga, tapi saya bangga. Saya akan membawa amanah ini, mengenalkan dan mempromosikan wisata Kota Semarang seoptimal mungkin,” tutur mahasiswi Akuntansi FE Undip ini. Walikota Semarang Hendrar Prihadi mengakui jika pemilihan Denok dan Kenang ini melalui tahapan selektif. Karenanya, pasangan yang terpilih merupakan yang terbaik dari yang paling baik. Mereka nantinya diharapkan jadi duta wisata kota ini untuk mempromosikan berbagai gelar budaya, potensi wisata serta atraksi yang ada. Dengan demikian, Kota Semarang akan semakin lebih dikenal di kancah tujuan wisata domestic. “Banyak potensi yang dimiliki yang belum tergarap optimal. Tugas kalian menjadi duta wisata dan memperkenalkannya ke khalayak,” tuturnya. Kadisbudpar Kota Semarang Masdiana Savitri menambahkan bahwa audisi Denok Kenang 2015 diikuti sekurangnya 350 muda mudi se- Semarang. Setelah dilakukan seleksi, tersaring sebanyak 25 pasang. Mereka kemudian diberi pembekalan terkait materi kepariwisataan, pengetahuan umum serta Bahasa Inggris. Ke-50 finalis juga diajak melakukan city tour ke berbagai obyek wisata di kota ini. “Itu merupakan bentuk pembekalan yang kami berikan agar nantinya mereka lebih siap saat maju sebagai wakil Semarang dalam pemilihan Mas dan Mbak Jateng akhir tahun ini,” tukasnya. Masdiana menambahkan, di tahun 2014 ini, pihaknya menggandeng Dinas Pendidikan agar mengirimkan setiap wakil sekolah dalam pemilihan Denok Kenang. Dengan langkah ini, antusias anak muda untuk mendaftar seleksi semakin bertambah. “Tahun lalu hanya 181 peminat, sekarang melonjak menjadi 350 orang. Tentu persaingan meraih gelar terbaik semakin kompetitif dan positif,” pungkasnya. Hid Foto Denok Kenang DENOK KENANG 2015: Denok dan Kenang Semarang 2015, Iva Nike Imanta Puteri dan Dika Fadlika berfoto usai penobatan Denok Kenang 2015
DENOK KENANG 2015: Denok dan Kenang Semarang 2015, Iva Nike Imanta Puteri dan Dika Fadlika berfoto usai penobatan Denok Kenang 2015

Semarang, 26/4 (BeritaJateng.net) – Iva Nike Imanta Puteri dan Dika Fadlika dinobatkan sebagai Denok dan Kenang Semarang 2015. Mereka menggantikan Denok Kenang sebelumnya yakni Wanda Hutami dan Rizal Firmansyah.

Dalam grand final yang digelar di Krakatau Ballroom Hotel Horison, Sabtu (25/4), keduanya berhasil menyisihkan 24 pasang finalis lainnya. Iva dan Dika dinilai dewan juri yang diketuai Eko Suseno Marutti sebagai pasangan yang paling bagus dalam menjawab dan mengumpulkan poin dibanding pasangan lain.

Usai penobatan, Iva mengaku tidak menduga dapat meraih gelar Denok 2015. Pasalnya ia mengakui bahwa pesaingnya cukup berat, karena memiliki postur, intelengesia serta penampilan dan rata-rata dapat menjawab pertanyaan dewan juri dengan baik.

“Tidak menduga, tapi saya bangga. Saya akan membawa amanah ini, mengenalkan dan mempromosikan wisata Kota Semarang seoptimal mungkin,” tutur mahasiswi Akuntansi FE Undip ini.

Walikota Semarang Hendrar Prihadi mengakui jika pemilihan Denok dan Kenang ini melalui tahapan selektif. Karenanya, pasangan yang terpilih merupakan yang terbaik dari yang paling baik.

Mereka nantinya diharapkan jadi duta wisata kota ini untuk mempromosikan berbagai gelar budaya, potensi wisata serta atraksi yang ada. Dengan demikian, Kota Semarang akan semakin lebih dikenal di kancah tujuan wisata domestic.

“Banyak potensi yang dimiliki yang belum tergarap optimal. Tugas kalian menjadi duta wisata dan memperkenalkannya ke khalayak,” tuturnya.

Kadisbudpar Kota Semarang Masdiana Savitri menambahkan bahwa audisi Denok Kenang 2015 diikuti sekurangnya 350 muda mudi se- Semarang. Setelah dilakukan seleksi, tersaring sebanyak 25 pasang.

Mereka kemudian diberi pembekalan terkait materi kepariwisataan, pengetahuan umum serta Bahasa Inggris. Ke-50 finalis juga diajak melakukan city tour ke berbagai obyek wisata di kota ini.

“Itu merupakan bentuk pembekalan yang kami berikan agar nantinya mereka lebih siap saat maju sebagai wakil Semarang dalam pemilihan Mas dan Mbak Jateng akhir tahun ini,” tukasnya.

Masdiana menambahkan, di tahun 2014 ini, pihaknya menggandeng Dinas Pendidikan agar mengirimkan setiap wakil sekolah dalam pemilihan Denok Kenang. Dengan langkah ini, antusias anak muda untuk mendaftar seleksi semakin bertambah.

“Tahun lalu hanya 181 peminat, sekarang melonjak menjadi 350 orang. Tentu persaingan meraih gelar terbaik semakin kompetitif dan positif,” pungkasnya. (Bj05)