Home News Update Ita Tak Lupa Kodratnya Sebagai Perempuan

Ita Tak Lupa Kodratnya Sebagai Perempuan

P_20150908_124527
Hevearita Gunaryanti Rahayu atau yang akrab disapa Ita sengaja memasak dan menghidangkan masakan kesukaan putra semata wayangnya Muhammad Farras Razin Perdana disela-sela kegiatan kampanye.

*Disela Kampanye, Ita Tetap Sempatkan Masak dan Kumpul Keluarga

Semarang, 8/9 (Antara) – Disela kegiatan kampanyenya, calon wakil wali kota Semarang Hevearita Gunaryati Rahayu masih meluangkan waktu untuk melakukan perannya sebagai istri dan ibu rumah tangga. Tak sekedar berbelanja di pasar tradisional layaknya ibu-ibu pada umumnya, Mbak Ita begitu sapaannya, masih bisa memasak menu kesukaan keluarganya.

Dengan berbelanja sendiri di Pasar Bugangan, Mbak Ita membeli kebutuhan yang akan dimasak untuk makan siang keluarganya. “Ada tahu, tempe, sayuran untuk sop, daging ayam, buntut sapi dan kerupuk,” kata Mbak Ita.

Setelahnya, sesampai dirumah keahliannya sebagai ibu rumah tangga dipraktekan dengan memasak sendiri tanpa bantuan pembantu yang ada di rumah. “Salah satu kodrat wanita ya begini, harus bisa masak kesukaan anggota keluarga. Kalau bapak (suami, red) suka sop buntut dan rawon. Anak saya sukanya sop dan udang rebus, pelengkapnya sambal bawang pedas, ikan bawal dan tahu, tempe,” ujarnya sambil sibuk memasak didapur.

Bahkan awak media yang berkunjung di kediamannya di Jalan Bukit Duta Bukitsari, berkesempatan menjajal masakan Mbak Ita dalam satu meja di ruang makan keluarga.

Meski kegiatannya berkampanye untuk pemilihan kepala daerah terkadang sampai larut malam, perempuan kelahiran 4 Mei 1966 itu tak melupakan kewajiban dan perannya sebagai seorang ibu rumah tangga. Bahkan, rutinitas memasak itu sudah dilakoninya saat masih menjabat sebagai Direktur Utama PT Sarana Patra Hulu Cepu, sebuah badan usaha milik daerah (BUMD) Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

Ita tak melupakan kodratnya sebagai Istri dan Ibu rumah tangga, meskipun jadwal kampanyenya padat namun ia selalu menyempatkan membuat masakan kesukaan suami dan anaknya.
Ita tak melupakan kodratnya sebagai Istri dan Ibu rumah tangga, meskipun jadwal kampanyenya padat namun ia selalu menyempatkan diri membuat masakan kesukaan suami dan anaknya.

“Karier hanya sebagai sumbangsih kepada masyarakat. Namun, tak bisa melupakan kewajiban kodrat perempuan, yakni ‘macak’, ‘masak’, ‘manak’,” kata istri politikus PDI Perjuangan, Alwin Basri itu.

Perempuan kelahiran Semarang, 4 Mei 1966 itu menceritakan menu yang biasa diolahnya sop buntut, ikan bawal goreng, udang rebus, dan sambal tomat yang menjadi favorit suami dan anak semata wayangnya Muhammad Farras Razin Perdana.

“Sama tempe goreng. Anak saya suka sekali tempe goreng, jadi setiap hari harus selalu ada. Saya sebenarnya lebih suka sayur-sayuran, seperti pecel, gudangan. Namun, ya jadi ‘kebawa’,” katanya.

Selain itu, Ita juga selalu meninggalkan vetsin dalam setiap masakan yang diolahnya dan lebih memilih mengandalkan bumbu-bumbu dapur, semacam bawang putih dan bawang merah sebagai penyedap rasa.

Baginya, memasak adalah sisi lain kegemarannya disela kesibukan beraktifitas baik saat berdinas sebagai Direktur SPHC maupun saat terjun berkampanye di Pilwakot.

“Perlu disiasati sebelum terjun dijadwal kampanye, pagi-pagi sekali saya memasak dan menyiapkan dulu untuk suami dan anak, belanja di pasar terdekat di Jatingaleh. Kalau masak yang ini tadi sekalian pas sosialisasi di Pasar Bugangan dan pasar Langgar,” tambahnya.

Sebagai satu-satunya wanita dalam percaturan pencalonan, Mbak Ita merasa perlu mengedukasi kepada para kaum wanita. Jika dalam kesibukan sebagai wanita karir apapun keadaannya jangan sampai meninggalkan peran sebagai seorang ibu rumah tangga. “Kalau tak sempat masak pagi, biasanya saya masak malamnya dengan kondisi setengah matang. Pagi harinya kembali dimasak sampai matang jadi tetap fresh,” bebernya.

Mbak Ita juga mengajak kepada kaum wanita untuk sebisanya berbelanja di pasar tradisional, selain murah juga lengkap dan kondisi sayuran dan daging masih segar. “Tapi kalau tak sempat ke pasar tradisional ya pilihan terakhirnya bisa ke supernmarket,” jelasnya. (Bj)