Home News Update Ita Berencana Bentuk Lembaga Permodalan Bagi UMKM

Ita Berencana Bentuk Lembaga Permodalan Bagi UMKM

Semarang, 16/11 (BeritaJateng.net) – Calon wakil wali kota Semarang nomor urut 2 Hevearita Gunaryanti Rahayu berencana membentuk lembaga permodalan bagi pengusaha UMKM di Kota Semarang.

Hal ini diungkapkan Ita–sapaan akrab Hevearita usai melakukan pertemuan dengan anggota PKK di Kampung Plampitan No. 65 Kelurahan Bangunharjo Semarang.

Ita berpasangan dengan calon wali kota Hendrar Prihadi (Hendi) dengan slogan Hebat (Hendi-Ita Bersama Rakyat) diusung tiga partai politik, yakni PDI Perjuangan, Partai Nasdem, dan Partai Demokrat dan di dukung partai PPP, Partai Hanura dan PKPI.

Menurut Ita, rencana pembentukan lembaga permodalan UMKM bertujuan untuk mengurangi maraknya rentenir atau bank titil yang memberikan pinjaman dengan bunga mencekik.

Calon wakil walikota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu atau yang akrab disapa Ita berfoto bersama dengan pemilik salah satu UMKM
Calon wakil walikota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu atau yang akrab disapa Ita berfoto bersama dengan pemilik salah satu UMKM

“Pastinya kami berencana membuat lembaga pembiayaaan yang sesuai kebutuhan masyarakat. Minimal seperti perbankan atau koperasi yang merangkul UMKM dan pengusaha kecil hingga kepelosok desa,” ujar mantan Direktur Utama PT Sarana Patra Hulu Cepu, sebuah badan usaha milik daerah (BUMD) Pemerintah Provinsi Jawa Tengah ini.

Perempuan yang memiliki ciri khas kemeja putih dan kerudung merah ini juga berencana memfasilitasi pemilik UMK dengan pembelajaran manajemen dan administrasi. “Perlu dilakukan pelatihan manajemen dan administrasi serta pembinaan dan monitoring UMKM,” ungkap Ita.

Ita menjelaskan, pembentukan lembaga permodalan UMKM dapat dilakukan dengan sistem kerjasama pihak ketiga.  “Lembaga itu nantinya khusus menangani UMKM atau usaha mikro. Bisa dikerjasamakan lewat BUMD atau di bawah naungan Dinas Koperasi dan UMKM. Yang pasti akan sekaligus dilakukan pendataan dan pembuatan database UMKM di kota Semarang,” jelasnya. (Bj05)