Home Lintas Jateng Isi Ramadhan Dengan Lebih Memahami Al Qur’an

Isi Ramadhan Dengan Lebih Memahami Al Qur’an

image

Semarang, 21/6 (BeritaJateng.net)-Bila kebanyakan anak muda menghabiskan Ramadhan dengan kegiatan yang kurang berisi dan bermain-main, lain halnya dengan mahasiswa Universitas PGRI Semarang (UPGRIS). Minggu (21/6), pagi hingga sore diisi dengan mengkaji Al Qur’an. Mereka melakukan kajian dengan semangat meski dalam keadaan berpuasa.

Disaat semua mahasiswa sedang libur dan pulang ke kampung halaman, mahasiswa yang tergabung dalam Unit Kegiatan Kerohanian Islam (UKKI) ini justru memiliki banyak kegiatan.

Ketua Umum UKKI UPGRIS, Resa Faisal Darmawan menjelaskan kegiatan mengkaji Al Qur’an merupakan salah satu rangkaian agenda Ramadhan yang diselenggarakan oleh UPGRIS bekerjasama dengan ta’mir Masjid Nurul Huda dan UKKI.

“Hari Minggu ini ada kegiatan Yaummul Ma’al Qur’an (YMQ) yaitu sehari bersama Al Qur’an, di dalamnya kita bisa berinteraksi dengan Al Qur’an, membaca, mentadaburi, dan mengamalkan. Harapannya bisa menghafal Al Qur’an. Sedikit demi sedikit, pengurus ditargetkan untuk bisa mengkhatamkan Al Qur’an dalam waktu sehari dibagi dengan jumlah peserta yang hadir, “ungkapnya.

Ada 30 peserta, dengan 16 peserta perempuan dan 14 peserta laki-laki. Acara dimulai sejak pagi hari dengan materi kajian dan tausiyah, siang harinya ada tilawatil Qur’an. Setelah selesai shalat dzuhur dilanjutkan dengan hafalan (murojaah) Al Qur’an sampai ashar. Berlanjut hingga Kajian Sore (Kare) yang ke 4.

“Tujuan kita mengadakan kegiatan ini untuk mengajak kepada kebaikan dan mencegah kemungkaran (amar ma’ruf nahi munkar). Mensyiarkan kegiatan Ramadhan yang pada akhirnya, mahasiswa UPGRIS bisa memaksimalkan amalan-amalan di bulan Ramadhan. Bulan ini penuh berkah yang dinantikan seluruh umat Muslim, satu dari dua belas bulan yang diistimewakan dan penuh ampunan, “tambah Resa.

Ustadz Misbakhul Munir yang kesehariannya mengajar Praktik Tahfidz di Sekolah IT Harapan Bunda, menjelaskan mengisi kegiatan Ramadhan di UPGRIS dalam rangka memberi semangat dan motivasi. “Mahasiswa bersungguh-sungguh dalam memahami dan mengamalkan Al Qur’an, harapannya selepas acara ini kualitas dalam pembacaan Al Qur’an dan hafalannya semakin meningkat, “tuturnya.

Materinya berisi cara membaguskan (mentahsinkan) bacaan Al Qur’an. Tahapan ketika orientasi, membaca Al Qur’an dengan benar sesuai dengan makhrijul huruf dan tajwidnya, semua itu dapat dikuasai dengan baik. Maka akan meningkat menjadi menghafal Al Qur’an 30 juz. Setelah menghafal ditingkatkan dengan memahami maknanya.

“Mahasiswa menyambut dengan antusias, terlihat dari keaktifan dalam mendengarkan yang saya sampaikan. Interaksinya terjalin baik, kondisi di forum tidak mati, pertanyaan demi pertanyaan dari mahasiswa yang muncul. Dari sini bisa hadir pioner-pioner di kampus bidang Al Qur’an dan menjadi contoh membaca yang benar, bersemangat dalam menghafal bagi mahasiswa lain. Terutama aplikasi dalam kehidupan sehari-hari, “ungkap ustadz Munir. (Mg-1)