Home Lintas Jateng ISAC Solo Minta Polri Revisi Rilis DPO

ISAC Solo Minta Polri Revisi Rilis DPO

SOLO, 27/1 (BeritaJateng.net) – Rilis Mabes Polri terkait Daftar Pencarian Orang (DPO) yang menjadi terduga teroris pengeboman di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat beberapa waktu lalu, diminta tim ISAC (Islamic Studies and Action Center), agar diperbarui oleh Mabes Polri.

Endro Sudarsono menjelaskan dalam rilis dari Mabes Polri ada beberapa nama yang harus di revisi. Seperti nama Nanang Irawan alias Nanang Ndut yang masuk dalam daftar DPO. Padahal Nanang Irawan alias Nanang Ndut menurutnya tidak terlibat dalam aksi pengeboman Sarinah.

“Saat ini, Nanang Ndut yang terlibat dalam kasus pengeboman di Masjid Az-Zikra, Mapolres Cirebon (Jawa Barat) tahun 2011 lalu sudah divonis penjara lima tahun. Desember kemarin  sudah mendapatkan kebebasan bersyarat dan masih wajib lapor sampai sembilan bulan ke depan,” jelas Endro di Solo Jawa Tengah, Rabu (27/1/2016).

Endro juga menyampaikan selain nama Nanang Ndut, juga ada nama dan foto Ahmad Yosefa alias Hayat masuk dalam daftar DPO. Hayat sendiri sudah meninggal saat melakukan bom bunuh diri di  gereja Kepunton, Solo tahun 2011.

Masih ada lagi atas nama Cahya  alias Ramzan yang saat ini masih berada di Lapas  Tangerang. Sehingga Mabes Polri harus segera merevisi daftar yang sudah di rilis.

“Mohon agar Mabes meralat foto yang masuk  daftar DPO karena sebagian data sudah tidak valid ,” pungkas Endro. (Bj24).