Home Kesehatan Iritasi Mata dan Mata Merah? Begini Cara Mengatasinya..

Iritasi Mata dan Mata Merah? Begini Cara Mengatasinya..

100
0
Beberapa dari mesin dan teknologi baru di pabrik LOTTE, dengan standar mutu tinggi dan steril sesuai standar Good Manufacturing Practice (GMP). Tampak Dirut PT Samie Sahari Arifin Soekamto (kanan).

Jakarta, 20/12 (BeritaJateng.net) – Iritasi mata dan mata merah menjadi gangguan kesehatan yang paling sering dihadapi para pekerja yang bekerja di ruang terbuka. Mereka antara lain para driver mobil, bus, atau sepeda motor, para petani, nelayan, pekerja pabrik, atau profesi lain di lapangan.

Beberapa gejala umum yang dialami antara lain gatal terus-menerus, mata berair, hingga rasa sakit di bagian mata bahkan tak jarang membuat pembengkakan akan sangat mengganggu aktivitas. Namun bagi masyarakat yang mengalami gangguan seperti ini menghadapi kesulitan untuk memilih produk tetes mata yang berkualitas namun dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan produk impor maupun PMA.

Hal inilah yang menjadi perhatian PT Samie Sahari, produsen tetes mata LOTTE, yang merupakan pelopor tetes mata di Indonesia yang sudah berproduksi sejak tahun 1980-an. Dalam setahun terakhir, perusahaan ini melakukan investasi besar untuk upgrade pabrik dan peralatan, serta sumber daya manusia dengan standar mutu yang tinggi.

“Para pekerja di jalan raya antara lain para driver mobil atau sepeda motor, para petani, nelayan, pekerja pabrik, atau profesi lain memiliki risiko iritasi mata, dan mereka membutuhkan produk berkualitas namun terjangkau,” kata Direktur Utama PT Samie Sahari Arifin Soekamto di Jakarta.

Perusahaannya, yang juga dulu dikenal luas sebagai produsen obat luka merek S’DION yang dulu dikenal sebagai “Obat Merah”, memiliki konsumen yang setia terhadap merek ini. Investasi besar-besaran dalam teknologi dengan full automation maupun SDM diyakini akan membuat para konsumen di seluruh Indonesia semakin mencintai produk ini.

“Kami telah melakukan investasi di pabrik dengan mesin dan peralatan baru dan modern yang full automation, termasuk SDM selama setahun ini, dan kini kita siap kembali menemui konsumen kami yang setia. Tentu kami tetap konsisten dengan visi memproduksi obat bermutu dengan harga terjangkau,” ujarnya.

Dikatakan, investasi baru memang menjadi kebutuhan mengingat tidak sedikitnya pemain di lini produk yang sama. Khususnya untuk tetap memastikan standar dan mutu produk sesuai standar Good Manufacturing Practice (GMP) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (POM).

Proses produksi obat tetes mata cukup panjang dan harus konsisten diawasi dengan standar mutu yang tinggi dari awal hingga akhir pengemasan. Air diproses menjadi air murni, selanjutnya penyaringan bakteri dilakukan dengan ULTRA Filtrasi dan disterilisasi lagi dengan teknologi Ozone farmasi. Proses berikutnya adalah mencampur dengan bahan baku obat dan kemudian disaring lagi.

“Cairan obat yang telah disaring dengan Micro filter, lalu dikemas dalam botol yang sudah steril. Semua ini dikerjakan di Clean Room,” sambung Arifin.

LOTTE merupakan tetes mata yang membantu mengatasi iritasi ringan, mata merah hingga menyegarkan mata. Produk tetes mata yang ramai di pasar, yang umumnya impor atau PMA, juga punya manfaat yang sama karena proses pembuatannya sesuai GMP, namun harganya lebih mahal dibandingkan LOTTE.

Mengenai kemasan, Arifin menjelaskan pihaknya tidak melakukan perubahan alias tetap menggunakan bentuk dan merek yang sama. “Kemasan masih sama, itu juga akan membantu mengingatkan konsumen kita yang terbukti sangat setia terhadap merek ini,” sambungnya.

Karena harganya sangat terjangkau, LOTTE sangat cocok untuk masyarakat yang bekerja di ruang terbuka seperti di jalan raya antara lain para driver mobil atau sepeda motor, para petani, nelayan, pekerja pabrik, atau profesi lain yang memiliki risiko iritasi mata.

Selain pengembangan pabrik, PT Samie Sahari juga melakukan pemberdayaan masyarakat sekitar pabrik sebagai pekerja di pabrik ini, termasuk mengembangkan kemampuan keahlian para pekerja dan program Corporate Social Responsibility (CSR). (EL)