Home Headline Intel Gadungan Pemerkosa Anak-anak Diringkus

Intel Gadungan Pemerkosa Anak-anak Diringkus

Ilustrasi
Ilustrasi
Ilustrasi

Nunukan, 11/3 (BeritaJateng.net) – Kepolisian Sektor Sei Nyamuk Kecamatan Sebatik Timur Kabupaten Nunukan, Kaltara berhasil menangkap seorang pria intel gadungan yang memperkosa anak-anak di bawah umur.

Kapolres Nunukan, AKBP Christian Tory di Nunukan, Rabu membenarkan seorang pria yang mengaku seorang intel polisi dituduh memperkosa korban yang berinisial “DA” berusia 15 tahun.

Pria bernama Rusdin alias Amben tinggal di Jalan Husada Bhakti RT 02 Desa Sei Nyamuk Kecamatan Sebatik Barat ini saat melakukan aksinya menutupi wajah dengan menggunakan topeng dan pistol mainan.

Christian Tory mengungkapkan, saat memaksa korban untuk melayani nafsu birahinya di tengah perkebunan kelapa sawit milik warga sekitar tiga kilo meter dari rumah korban dengan ancaman pistol mainan yang dibawanya.

Kronologis kejadian pemerkosaan tersebut pada Sabtu (7/3) sekitar pukul 08.00 wita dimana korban yang masih pelajar pada salah satu sekolah lanjutan di pulau yang berbtasan dengan Negeri Sabah, Malaysia sepulang mengantar ayahnya dari kebun dengan mengendrai sepeda motor dihadang oleh pelaku.

Kepada korban, jelas Kapolres Nunukan, pelaku mengaku intel polisi hendak memeriksa korban yang dicurigai membawa narkoba jenis sabu-sabu dengan menggiring masuk perkebunan kelapa sawit pagi itu.

Ketika itu, pelaku minta korban membuka pakaiannya untuk diperiksa kepewanannya dan saat itu langsung disetubuhi.

“Jadi korban ini mengikuti ajakan pelaku masuk ke tengah perkebunan kelapa sawit dan disetubuhi karena ketakutan diancam pistol mainan,” ujar Christian Tory.

Christian Tory mengatakan, pelaku baru ditangkap, Selasa (10/3) sekitar pukul 14.00 wita di rumahnya di Jalan Bhakti Husada RT 02 Sei Nyamuk dengan menyita sejumlah barang bukti diantaranya, pistol mainan, pakaian pelaku dan milik korban.

Sehubungan dengan perbuatannya, Kapolres Nunukan mengaku menjerat pelaku dengan Undang-Undang Perindungan Anak dan pasal pemerkosaan.

Pelaku yang tiba di Mapolres Nunukan pada Rabu (11/3) sekitar pukul 12.00 wita untuk diamankan di sel tahanan untuk proses hukum selanjutnya. (ant/BJ)

Advertisements