Home Kesehatan Inovasi Obat Cacing Dalam bentuk Permen Karya Pelajar SMK Farmasi Bintang Nusantara

Inovasi Obat Cacing Dalam bentuk Permen Karya Pelajar SMK Farmasi Bintang Nusantara

106
0
Inovasi Obat Cacing Dalam bentuk Permen Karya Pelajar SMK Farmasi Bintang Nusantara
                KARANGANYAR, 27/7 (BeritaJateng.net) – Seringkali melihat biji buah pepaya terbuang percuma, dua siswa SMK Farmasi Bintang Nusantara kelas XI jurusan Farmasi yakni Rahmawati Agustina dan Tuti Anggela membuat karya inovatif dengan memanfaatkan biji buah pepaya.
             Saat dikonsultasikan dengan guru pembimbing di sekolah Fitri Solekha saat pelajaran obat herbal, ternyata biji buah pepaya bisa bermanfaat untuk obat herbal cacingan. Karena rasa biji buah pepaya sangat pahit, mereka berupaya untuk menghilangkan rasa pahit dari bijinya.
               Setelah melakukan uji coba akhirnya ditemukan formula yang pas dan tepat untuk formula obat cacing herbal yakni permen jelly biji pepaya untuk obat cacingan dengan rasa manis dan tidak berbentuk obat.
               “Sehingga anak-anak pasti mau mengkonsumsinya dan tidak berasa pahit namun berkhasiat untuk obat cacing,” jelasnya di laboratorium SMK Bintang Nusantara di Tasikmadu, Karanganyar, Rabu (26/7/2017).
              Menurut guru pengajar ilmu obat herbal ini,  bahan  yang digunakan juga sangat mudah diperoleh di pasaran. Seperti biji buah pepaya yang sudah dikeringkan, kemudian diblender hingga halus dan diambil sarinya. Kemudian dicampurkan dengan gula pasir, jellypowder, juga gelatin.
               “Selanjutnya sari biji pepaya, dicampur gula, bubuk jelly dicampur jadi satu. Khusus gelatin harus dilarutkan lebih dahulu baru dicampurkan bahan lainnya dan dimasak hingga mendidih,” ungkapnya lebih lanjut.
               Saat semua bahan sudah mendidih, siap dimasukkan dalam cetakan dan selanjutnya didinginkan dalam kulkas hingga mengeras dan menjadi permen gummy. Saat ini permen untuk obat cacing masih diproduksi terbatas dengan harga jual Rp. 1500/tusuk.
               Hasil penelitian oleh Siswa SMK ini ikut dalam ajang Kreanova tingkat Kabupaten meraih juara dua dan maju dalam tingkat Soloraya pada bulan Agustus mendatang.
             “Kemarin pak Bupati juga akan membantu untuk proses pengajuan hak paten untuk produk yang diberi nama Candy Papaina ini,” pungkasnya. (DB/EL)