Home Headline Inilah Nama-nama Korban Kecelakaan Tol Semarang

Inilah Nama-nama Korban Kecelakaan Tol Semarang

Petugas mengevakuasi korban
Petugas mengevakuasi korban
Petugas mengevakuasi korban

Semarang, 20/2 (BeritaJateng.net) – Hingga kini korban kecelakaan Bus
Sang Engon di Tol Jatingaleh km 9.300 lingkar Jangli Semarang menjadi 16 orang (bukan 17).

Korban tewas tersebut berada di dua Rumah Sakit 10 jenazah berada di
RS Bhayangkara dan 6 jenazah berada di RSUP dr Kariadi Semarang.

Kasatlantas Polrestabes Semarang AKBP Pungky Bhuana mengatakan ada
beberapa korban tewas dalam kecelakaan bus di Jalur Tol Jatingaleh lingkar Jangli yakni baru beberapa yang diketahui identitasnya yaitu Selfiah, Sumisih, Nanda, Syarif Hidayatullah, dan Mariadi.

Pendataan masih terus dilakukan pihak kepolisian karena korban selamat dibawa ke beberapa rumah sakit.

“Identitas belum semua komplit karena belum ditemukan alamat korban tinggal, karena koordinator rombongannya (Syarif) meninggal,” kata Pungky saat di RS Bhayangkara Semarang, Jumat (20/2).

Namun dari informasi yang diperoleh 24 korban yang dirawat di RS
Bhayangkara mengalami luka-luka yakni Giyatun (48), Sutimah (65), Hadi (60), Endang Sugiarti (48) masuk IGD, Kasni (33) masuk IGD, Haryani (60), Aisyah (5) masuk IGD, Manis Prianing (49), Kusman (36), Ahmad Marzuki (50), Ishqomah (42)
Rohim (42), Mohammad Husen (56), Mohammad (74), Syamsudin (45),
Mutarsih (48), Pratiwi (55), Pujiyanto (60), Endang Sulistyowati (40), Ny Muining (40) masuk IGD, Bu Juawiah (45), Juwadi (40), Ny. Aryani (38), dan Biutomo (30).

Dan dari RSUP dr Kariadi, korban yang dirawat atas nama Sriyani,
Sumisih, Nyaman, Parti, Warsono, Yatmin, Parwi, Wasih, Irfan, Sadin,
Rantimah, Pujiati, Muckasin, M. Ghofur, Sunarni, Sriyatun, Inti Patmi, Syaiful Adim, Yakob, Juwari, Isna Hadiful, Suhartono, Imam, Muhyidin, Karina, Wariatun, Warmin, dan Nurjanah.

Seperti diberitakan sebelumnya sebuah bus bernopol B 7222 KGA itu
mengalami kecelakaan pukul 13.00 WIB. Diketahui Bus melaju dengan
kecepatan tinggi dari Pekalongan menuju Bojonegoro itu terjungkal di
tikungan tajam dan melompati beton pembatas jalan hingga menghantam
dinding tebing.

Sejumlah penumpang berangkat dari Bojonegoro tepatnya Desa Dander sejak hari Kamis (19/2) sore kemarin. Mereka datang ke
pengajian Habib Lutfi di Pekalongan pukul 02.00 dini hari.

Dipekalongan acara pengajian dimulai pukul 06.00 dan bermaksud kembali ke Bojonegoro siang tadi pukul 10.00. (BJ04)

Advertisements