Home News Update Inilah Asyiknya Belajar Bersama Siswa dari Jepang

Inilah Asyiknya Belajar Bersama Siswa dari Jepang

japan (1)

Semarang, 2/10 (BeritaJateng.net) – Dejavato Indonesian Foundation yang merupakan sebuah organisasi kegiatan kerelawanan internasional (International Voluntary Service) yang berlokasi di Semarang membentuk program yang dinamakan Japan Autumn Camp (JAC) 2015.

Menurut salah satu anggota, Sulastri, program tersebut berisi tentang pengalaman berbagi menjelajah Jepang melalui aktivitas kerelawanan, pendidikan dan pembauran budaya.

“Program ini sudah berjalan tiap tahun dan melibatkan remaja Indonesia yang memiliki semangat dan motivasi tinggi. Tidak hanya di Jepang, Dejavato Foundation juga menyelenggarakan program serupa ke Singapura, Korea, Jerman, Spanyol, Taiwan, Bahrain dan beberapa negara lainnya,” kata Lastri.

Melalui program tersebut, Remaja Indonesia akan mendapatkan teman baru, keluarga Jepang dan juga masih banyak pengalaman lainnya yang bermanfaat dan tak terlupakan.

Acaranya sendiri berlangsung dari tanggal 27 September sampai 8 Oktober 2015. Ada sekitar 13 orang peserta, yang terdiri dari 12 siswa dan seorang guru.

“SMP Al Azhar 14 Semarang menjadi sekolah yang terpilih mengikuti aktivitas belajar mengajar di kelas-kelas bersama para siswa Jepang dalam berbagai mata pelajaran seperti matematika, fisika, kimia, sejarah, seni dalam program JAC ini,” ungkap Lastri.

Lastri juga mengungkapkan jika siswa setempat mendampingi siswa Al Azhar 14 Semarang selama kegiatan.

“Seperti kelas kaligrafi dengan siswa sekolah di Hagi, Jepang. Mereka juga pentas di Aula Sekolah Hagi serta berpose dengan mahasiswa dari Italia. Mereka juga beraksi di Setsunan University Jepang,” imbuh Lastri.

Setelah jam sekolah, Lanjut Lastri sembari menunjuukan foto kegiatan, hampir semua siswa setempat mengikuti kegiatan ekstra semacam basket, tenis, musik dan sebagainya. Siswa SMP Al Azhar 14 ikut serta dalam kegiatan ekstra tersebut. Tidak hanya itu, mereka juga tinggal bersama keluarga Jepang (homestay).

“Mereka mendapatkan banyak pengalaman langsung dengan masyarakat setempat. Seperti aktivitas konservasi lingkungan sekitar dan aktivitas membantu aktivitas harian host family,” paparnya.

Selain itu mereka juga mendapatkan pengalaman tentang budaya Jepang dengan mengunjungi situs-situs bersejarah yang diakui dunia (world heritage sites) di Kyoto seperti Kinkaku-ji (Kuil Emas), Ryoan-ji (Kuil Ryoan-ji dengan keindahan tamannya) dsb.

Mereka juga mendapatkan kesempatan jalan-jalan diantara bangunan modern dan gedung-gedung pencakar langit di Osaka. Yang tidak kalah menarik, mereka juga akan melihat dan berbelanja souvenir-souvenir memikat khas Jepang.

Menurut Lastri program ini menjadi kesempatan bagus untuk siswa Al Azhar 14 Semarang dalam melancarkan bahasa Inggris dan bahasa Jepang sehingga membuat mereka semakin percaya diri. Selama di Kyoto, Osaka dan Hagi City peserta akan tinggal di Youth Hostel. Mereka juga tinggal bersama di rumah keluarga Jepang di Hagi City. Fasilitasnya tergantung dari masing-masing host family. Satu atau dua orang peserta akan tinggal di satu host family.

Makanan khas Jepang akan disediakan selama program Japan Autumn Camp (JAC) baik sarapan, makan siang maupun malam.

Lebih lanjut Dia menjelaskan, Kota Hagi terletak di Prefektur Yamaguchi di bagian barat Pulau Honshu, menghadap ke Laut Jepang. Untuk mencapai kota ini bisa naik bus sekitar 80 menit dari stasiun kereta supercepat (Shinkansen) di Shin-Yamaguchi. Kota Yamaguchi terletak 45 km, sedangkan Shimonoseki berada sekitar 105 km. Kota ini sangat terkenal sebagai salah satu kota kastil di Jepang dan merupakan kota kelahiran orang-orang yang berperan sangat luar biasa pada saat Restorasi Meiji di tahun 1868.

“Adapun sekolah dan universitas yang nantinya dikunjungi berada ditengah-tengah antara kedua kota tersebut,” ujarnya, Jumat (2/10) siang. (BJT01)