Home Hiburan Ini Serunya Komunitas ‘Lumpia Komik’ Semarang

Ini Serunya Komunitas ‘Lumpia Komik’ Semarang

Lumpia Komik FT (2)

Semarang, 5/8 (BeritaJateng.net) – Berkembangnya industri komik nasional belakangan ini, membuat berbagai komunitas komik bermunculan, salah satunya Lumpia Komik (LK) Semarang. Terbentuk pada bulan Mei 2014 lalu, komunitas ini tak jarang mengadakan berbagai workshop maupun ajang pelatihan menggambar, khususnya bagi anggotanya dan masyarakat pecinta komik pada umumnya.

Selain itu, komunitas ini juga sering ambil bagian dengan membuka stand pada kegiatan atau pameran yang diadakan di berbagai kampus di Kota Semarang.

Sementara itu, Ketua Lumpia Komik Semarang yang juga penulis komik religi ‘Ikut Kata Nabi’, S. Yuwanto menjelaskan kenapa dinamakan Lumpia Komik menurutnya, kata ‘Lumpia’ ini sudah melekat dan menjadi ciri khas Kota Semarang.

“Satu nama yang semua orang tahu kalo itu khas Semarang. Jadi biar orang langsung nangkep. Di berbagai kota juga ada komunitas komik seperti di Yogyakarta, Bandung, dan mereka punya nama masing-masing. Kalo di Semarang sendiri kita ada yang namanya Lumpia Komik (LK) ,” ujarnya ketika ditemui di base campnya, Sabtu (5/8) sore.

Wanto demikian sapaan akrabnya menambahkan, komunitas LK ini biasa berkumpul di gedung TBRS tiap minggu ke dua setiap bulannya. Meskipun saat ini sebagian besar yang tergabung di komunitasnya orang-orang yang gemar membuat komik, Lumpia Komik ini, lanjut Wanto terbuka bagi siapa saja yang tertarik dengan dunia komik, sekalipun belum bisa menggambar.

“Kita rutin kumpul tiap bulan pada minggu ke dua di gedung TBRS. Jadi semua orang yang tertarik, menikmati dan membaca komik atau membuat komik itu boleh gabung. Untuk saat ini memang temen-temen yang sering ngumpul itu kebanyakan orang-orang yang hoby menggambar dan suka bikin komik,” kata mahasiswa jurusan Ilmu Komunikasi USM ini.

Lebih lanjut Wanto menjelaskan tiap kali mengadakan pertemuan, tak jarang ia dengan rekan-rekannya dalam komunitas LK ini memberikan pelatihan dan materi dalam menggambar.

“Misalkan ada temen yang suka gambar tapi belum maksimal hasilnya, kebetulan di tempat kami mengadakan pelatihan menggambar. Nanti bakalan ada materi-materi yang kita ajarkan, dengan harapan temen-temen yang mau belajar itu bisa berkembang,” jelasnya kepada BeritaJateng.net.

Kendati komunitas LK Semarang ini tergolong baru dibanding komunitas sejenis di kota lain, sejumlah prestasi pernah didapatkan oleh para anggotanya di berbagai ajang kompetisi skala nasional.

“Anggota dari kita sudah banyak karyanya yang diterbitkan secara nasional. Jadi dari penerbit resmi termasuk saya, dan beberapa anggota kita juga sering menjuarai kompetisi komik skala nasional,” pungkasnya. (BJT02)