Home News Update Ini Ritual dan Prosesi Hendi Sebelum Pencoblosan

Ini Ritual dan Prosesi Hendi Sebelum Pencoblosan

Calon walikota nomor urut 2 Hendrar Prihadi didampingi isterinya melakukan sungkeman kepada ibu tercinta sebelum melakukan pencoblosan.

Semarang, 9/12 (BeritaJateng.net) – Euforia pesta demokrasi kota Semarang terasa kental di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 7 Kelurahan Lempongsari sekitar kediaman Hendrar Prihadi alias Hendi.

Calon Wali Kota Semarang nomor urut 2 itu datang bersama sang istri, Krisseptiana Hendrar Prihadi dan kakaknya, Hendrar Pangestining sekitar pukul 10.00 WIB.

Jarak kediaman Hendi dengan TPS tidak terlalu jauh, sehingga mereka mendatangi TPS dengan berjalan kaki.

Calon Walikota Nomor urut 2 Hendrar Prihadi menunjukkan jari yang sudah terkena tinta usai coblosan
Calon Walikota Nomor urut 2 Hendrar Prihadi menunjukkan jari yang sudah terkena tinta usai coblosan

“Alhamdulillah saya sudah menyoblos tadi. Melibatkan antusias masyarakat saya berharap tingkat partisipasi lebih baik dari sebelumnya,” ujar mantan walikota Semarang ini.

Pada malam sebelum pencoblosan, Hendi melakukan tirakatan “lek-lekan”, shalat hajat dan memiliki pantangan untuk tidak tidur sebelum shubuh.

“Orang tua tinggal ibu saja. Prosesi sungkem meminta restu Ibu selalu saya lakukan. Sungkem sebagai wujud hormat saya dan mohon doa restu,” ujarnya.

“Apapun hasilnya nanti, saya berterimakasih kepada seluruh masyarakat Kota Semarang yang telah mendukung saya dan menjaga kota kita tercinta ini tetap kondusif,” ujarnya. (Bj)