Home News Update Ini Kemeriahan Espectakuler Foodture 2015 SMP N2 Semarang

Ini Kemeriahan Espectakuler Foodture 2015 SMP N2 Semarang

Kelas 8D Espero Angkatan 16 SMP Negeri 2 Semarang
Kelas 8D Espero Angkatan 16 SMP Negeri 2 Semarang

Semarang, 13/6 (BeritaJateng.net) – Kemeriahan Espectakuler Foodture 2015  yang di selenggarakan Espero Angkatan 16 SMP Negeri 2 Semarang terasa ketika memasuki lapangan tengah.

Nampak berbagai karya seni lukis, ukir, patung, anyam, sablon dan karya-karya siswa kelas 8 lain yang di pajang di etalase. Bukan hanya itu, adapula sepuluh stand makanan yang juga memeriahkan acara bertajuk ‘Espectakuler Foodture 2015’ ini.

P_20150613_111318

Salah seorang Panitia yang juga merupakan anggota aktif Osis SMP Negeri 2 Semarang, Wahyu Cahyo Syah Putro mengatakan, kegiatan ini merupakan agenda tahunan yang dilakukan semua siswa kelas 8 SMP N 2 Semarang.

Menurutnya, tema Espectakuler Foodture ini karena inspirasi siswa-siswi Espero angkatan 16 yang ingin menciptakan makanan dengan penuh impian.

P_20150613_110744

“Ada peraturan bagi Espero angkatan 16 kali ini, yakni setiap kelas harus memproduksi dan menjual kuliner asli Indonesia,” ungkap Wahyu yang juga siswa kelas 8 D.

Ia menjelaskan, dalam bazar yang digelar, ada sepuluh stand yang terdiri dari kelas 8 dan satu kelas akselerasi.

Disamping bazar dan pameran karya siswa, sebelumnya telah digelar pula Seminar dan praktek menyablon yang hasilnya di pamerkan di etalase.

P_20150613_110651

“Kalau tahun sebelumnya, karya murid yang di pamerkan itu di perjualbelikan. Pada tahun ini tidak demikian, karya di pajang dan akan di kembalikan pada siswanya kembali,” tutur Wahyu.

Acara yang di gelar sejak Jumat (12/6) hingga Sabtu (13/6) ini menampilkan berbagai kreativitas siswa, setiap kelas wajib menampilkan pertunjukan di panggung yang telah di sediakan. Ada pula photo booth dan kreasi rebana dan tari.

Acara yang bertepatan penerimaan raport siswa ini juga diapresiasi orang tua murid yang hadir di sekolah. Mereka tampak menikmati pertunjukan dan aneka kuliner yang di sajikan saat bazar.

“Tujuan kegiatan ini kalau dikaitkan dengan kurikulum. Ini bisa diartikan sebagai bentuk kegiatan praktek produksi dan distribusi, serta memperlihatkan kreativitas siswa,” ujarnya. (Bj05)