Home News Update Ingin Kerja di Kemaritiman? PIP Semarang Buka Diklat Kelautan Gratis

Ingin Kerja di Kemaritiman? PIP Semarang Buka Diklat Kelautan Gratis

1529
0
Direktur PIP Semarang Capt Wisnu Handoko

Semarang, 21/10 (BeritaJateng.net) – Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Semarang membuka diklat kelautan secara gratis bagi masyarakat tidak mampu sebagai bekal masuk ke dunia kerja kemaritiman.

“Sebenarnya, ini program pemberdayaan masyarakat dari Kementerian Perhubungan. Jadi, 100 persen dibiayai pemerintah,” kata Direktur PIP Semarang Capt Wisnu Handoko di Semarang.

Ia menyebutkan setidaknya ada tiga jenis diklat yang disediakan dalam program itu, yakni Basic Safety Training (BST), Security Awareness Training (SAT), dan Advanced Fire Fighting (AFF).

Untuk lamanya diklat, kata dia, berkisar dua mingguan, mulai BST atau pelatihan keselamatan dasar, pelatihan kesadaran keamanan (SAT), dan AFF atau pemadam kebakaran tingkat lanjut.

Peserta yang berhasil lulus diklat, kata dia, akan mendapatkan sertifikat ketiga bidang keterampilan itu, yakni BST, SAT, dan AFF, serta ditambah buku pelaut dan buku kesehatan pelaut.

“Jadi, dengan tiga sertifikat ini mereka sudah bisa (melamar, red.) bekerja di kapal meski berada di level atau jabatan tingkat bawah, seperti ‘mess boy’ atau pelayan,” katanya.

Meski demikian, kata dia, gaji yang didapatkan untuk tingkatan “mess boy” di kapal sudah cukup besar, setidaknya berkisar 500-700 dollar AS atau setara dengan Rp5-7 juta/bulannya.

“Kan lumayan (gajinya, red.) meski di level bawah. Makanya, pemerintah mendorong program ini juga untuk membantu mengurangi pengangguran. Sebab, bisa untuk “bekal” melamar kerja,” katanya.

Tentunya, kata dia, ada sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi, terutama termasuk kategori masyarakat tidak mampu yang dibuktikan dengan surat keterangan miskin dari lurah atau camat.

“Kalau untuk pendidikan terakhir, minimal sekolah menengah pertama (SMP) dan usia minimal pendaftar adalah 17 tahun. Kemudian, lolos persyaratan kesehatan, seperti tidak buta warna,” katanya.

Wisnu mempersilakan masyarakat yang berminat untuk mendaftarkan diri mengikuti diklat gratis itu asalkan memenuhi persyaratan yang ditentukan, dengan datang langsung ke PIP Semarang.

“Kami mendapatkan kuota sebanyak 440 peserta hingga akhir tahun ini. Untuk angkatan pertama baru saja kami laksanakan yang diikuti sebanyak 84 peserta. Ya, memang (kuota, red.) masih banyak,” katanya. (bj)