Home Ekbis Inflasi 0,17 Persen di Jateng Dipicu Kenaikan BBM

Inflasi 0,17 Persen di Jateng Dipicu Kenaikan BBM

Kepala Bidang Statistik Badan Pusat Statistik Jawa Tengah, Jam Jam Zamachsyari.
Kepala Bidang Statistik Badan Pusat Statistik Jawa Tengah, Jam Jam Zamachsyari.
Kepala Bidang Statistik Badan Pusat Statistik Jawa Tengah, Jam Jam Zamachsyari.

Semarang, 4/5 (BeritaJateng.net) – Kenaikan harga BBM memicu terjadinya inflasi di Jawa Tengah sebesar 0,17 persen pada bulan April, kemudian disusul kenaikan harga bahan bakar rumah tangga.

Pada bulan April kemarin di Jawa Tengah terjadi inflasi sebesar 0,17 persen. Dari seluruh kota di provinsi ini yang dilakukan survey, hanya satu kota yang mengalami deflasi, yaitu Kota Tegal sebesar 0,10 persen.

Sedangkan kota yang mengalami inflasi tertinggi, terjadi di Kota Surakarta sebesar 0,35 persen yang kemudian disusul Kota Semarang sebesar 0,17 persen.

Kepala Bidang Statistik Distribusi Badan Pusat Statistis (BPS) Jateng Jam Jam Zamachsyari mengatakan, terjadinya inflasi tersebut dipicu karena kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) akhir bulan Maret kemarin.

Selain itu juga, harga bawang merah, kenaikan tarif kereta api dan bahan bakar minyak rumah tangga, juga turut menyumbang terjadinya inflasi.

Sementara, lanjut Jam Jam, meski terjadi inflasi, ada beberapa komoditas yang mampu mengerem laju inflasi yakni harga beras yang turun, cabai-cabaian, dan juga tarif listrik rumah tangga.

“Dilihat dari laju inflasi year on year, pada April 2015 sebesar 5,99 persen, lebih rendah dibanding April 2014 sebesar 7,15 persen,” katanya. (Bj23)

Advertisements