Home Headline Indahnya Surga Tersembunyi “Curug Lawe Secepit Limbangan”

Indahnya Surga Tersembunyi “Curug Lawe Secepit Limbangan”

282
Curug Lawe Secepit Limbangan Kendal

Kendal, 1/1 (BeritaJateng.net) – Curug Lawe Secepit Limbangan berbeda dengan Curug Lawe yang ada di Ungaran. Meski sama-sama berada di kaki Gunung Ungaran. Karena satunya masuk area Kabupaten Kendal, satunya lagi Kabupaten Ungaran.

Dengan Panorama keindahan alam pegunungan yang disuguhkan, Curug Lawe Secepit juga memberikan hawa dingin khas dataran tinggi, yang menyelimuti kawasan tersebut.

Sebagai pengelola, Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Gunung Secepit, Desa Ngesrepbalong, Kecamatan Limbangan, memperindah dan mengembangkan lokasi.

Hal ini jelas terlihat dari penelusuran wartawan rute dengan adanya gapura masuk dan dibukanya area menuju ke lokasi. Curug Lawe Secepit dapat ditempuh dengan berjalan kaki selama 30 menit dari area parkir.

Grojogan atau air terjun, terbilang besar dan tinggi. Dengan udara yang dingin dan air yang segar. Selain itu adanya kabut yang terkadang muncul akan menjadi nilai tambah dari lokasi wisata Curug ini.

Tebing-tebing di sekitar air terjun banyak diselimuti tanaman perdu. Belum lagi, aliran air di sungai terlihat jernih dan banyak batu besar berwarna putih di tengahnya.

“Pemandangannya bagus untuk selfie. Meski harus berjuang jalan kaki kesini. Tapi rasa capek langsung hilang,” ungkap Fatma Wulan yang berkunjung bersama teman-temannya, Jumat (1/1/2021).

Mitos yang berkembang di masyarakat sekitar, batu tersebut tidak pernah basah oleh air, menjadikannya terus berwarna putih. Adapun bebatuan besar juga bisa digunakan sebagai konten foto alami.

Dalam perjalanan wisatawan akan disuguhkan panorama alam dari ketinggian, selain itu adanya kabut yang terkadang muncul akan menjadi nilai tambah dari lokasi wisata Curug Lawe Secepit.

Sementara kondisi jalan terbilang tidak terlalu sempit dari awal perjalanan masih mampu untuk berjalan dua orang beriringan, menjelang mendekati lokasi air terjun jalan berubah menjadi licin dan hanya mampu dilewati untuk satu orang.

Menurut salah satu warga, Komang Verdiyansah, bagi wisatawan jika telah tiba di lokasi air terjun dapat berswafoto dengan berbagai angle.

“Pengunjung cukup hanya mengatur angle dan bergaya favorit untuk mendapatkan kesan foto terbaik. Namun dengan catatan, berhati-hati dan tidak diperbolehkan apabila debit air tinggi,” ujarnya.

Komang mengatakan, demi kenyamanan, Pokdarwis juga menyediakan beberapa gazebo dan bangku panjang yang bisa dimanfaatkan untuk lokasi berfoto.

“Selain berwisata di Curug Lawe Secepit, wisatawan juga bisa menikmati pemandangan hamparan kebun teh Medini. Lokasinya berada tidak jauh dari Curug Lawe Secepit atau berjarak sekitar 1,5 Kilometer dari pintu masuk Curug,” jelasnya.

Ia pun menambahkan, untuk menuju lokasi dapat diakses, baik dari Nglimut maupun dari arah Margosari.

“Jika dari arah Nglimut, jalur lebih datar namun akan dijumpai beberapa tanjakan yang curam, yang mana secara otomatis melewati pemandian air panas Gonoharjo,” tukas Komang.

Bagi yang penasaran, cukup merogoh kocek Rp 7.000, yakni harga tiket Rp 5.000 per orang dan bayar parkir Rp 2.000, bisa menikmati pemandangan sepuasnya di Curug Lawe Secepit. (El).