Home Headline IKN Gelar Diskusi Pilkada Anti Sara di Unimus

IKN Gelar Diskusi Pilkada Anti Sara di Unimus

163
0

SEMARANG, 24/5 (Beritajateng.net) – Institut Komunikasi Nasional (IKN) Kamis siang nanti (24/5) akan menggelar diskusi dengan tema Pilkada Anti Sara. Diskusi akan digelar di Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) Jalan Kedungmundu Semarang.

Diagendakan hadir beberapa pembicara, Ketua Pengurus Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jateng Drs Tafsir MPd, Drs Yuwanto MSi PhD Fisip Undip, Kombes Yuwanto PH MSi dari Satgas Nusantara, Setyawan Hendra Kelana Suara Merdeka, Andi Dewanto Kompas TV dan Cecep Burdansyah Tribun Jateng serta akan dimoderatori oleh Teguh Hadi Prayitno SCTV.

Aktivis IKN, Denny Reksa mengatakan, Institut Komunikasi Nasional atau disingkat IKN adalah perusahaan di bidang jasa komunikasi yang meliputi penelitian, pelatihan, dan konsultasi.
IKN didirikan sejumlah jurnalis senior terkemuka di Jakarta dengan tujuan memasyarakatkan prinsip prinsip dan cara berkomunikasi yang positif, bermanfaat, dan membangun, terutama melalui media massa.

“Diskusi ini adalah salah satu bentuk kegiatan positif yang mempunyai tujuan sangat baik dalam membangun cara berfikir dan perilaku bersama kita menjalankan proses demokrasi,” ungkapnya dalam release yang diterima redaksi beritajateng.net.

Para jurnalis, dunia pers, aparat keamanan dan hukum, perguruan tinggi dan kalangan akademisi, serta tokoh tokoh masyarakat, perlu duduk bersama para kontestan pesta demokrasi untuk menyamakan persepsi dan membangun visi yang sama tentang Indonesia yang lebih baik. Yang harus dimulai dengan membangun kehidupan demokrasi yang baik di daerah. Baik daerah, baik pulalah Indonesia.

Dan, lanjut Denny, dalam pesta demokrasi semacam ini, komunikasi menjadi sangat penting. Komunikasi bisa menentukan menang kalahnya kandidat, sekaligus baik tidaknya pilkada itu sendiri. Dalam proses komunikasi ini, peran media adalah utama. Kerja media yang terjaga dan terukur menjadi penyumbang besar pilkada yang baik.

Untuk itulah, IKN bersama Satgas Nusantara dan Universitas Muhammadiyah Semarang menyelenggarakan diskusi sebagai sebuah forum bagi unsur unsur terkait.

“Harapanan kami bisa mendorong Pilkada yang lancar, aman dan damai. Pilkada yang sejuk tanpa ganjalan di hati, apalagi ujaran kebencian dan SARA,” pungkasnya.

(NK)