Home News Update ICMI Jateng dan Muhamadiyah Dukung Widhi Handoko Jadi Balon Wakil Walikota

ICMI Jateng dan Muhamadiyah Dukung Widhi Handoko Jadi Balon Wakil Walikota

Widhi Handoko (tengah) berasama Hendrar Prihadi

Widhi Handoko (tengah) berasama Hendrar Prihadi

Semarang, 22/4 (BeritaJateng.net) – Muhammadiyah dan ICMI Jateng melebur dalam kerjasama dengan Partai Nasionalis yakni PDI Perjuangan Kota Semarang untuk Semarang Hebat. Muhammadiyah dan ICMI menunjukkan sebagai ormas yang moderat dan tidak canggung untuk bekerjasama dengan partai nasionalis.

Melalui rapat pleno yang selama ini menjadi ciri khas Muhammadiyah, mengumpulkan seluruh cabang, ranting, dan ortum-ortumnya, pada hari Minggu 29 Maret 2015 di kantor Muhammadiyah Kota Semarang, yang dihadiri seluruh pleno pimpinan diantaranya KH Drs Danusiri, DR dr H Sofa Chasani, SpD, Drs H Parlin MAg, H Zaenal Arifin SE dan diberi arahan Drs HM Tafsir MAg sekretaris PWM, sepakat secara bulat mendorong kadernya untuk serius mengikuti pilkada Kota Semarang.

Dua organisasi tersebut Merekomendasi dan siap memenangkan kadernya untuk menjadi balon Wawali Hendrar Prihadi (Hendi) dalam pilwakot yang akan diselenggarakan Desember 2015 nanti.

Mereka juga merekomendasikan Widhi Handoko Kader Muhammadiyah untuk mendampingi Hendi dalam Pilwakot Kota Semarang. Widhi sendiri tidak hanya sebagai kader muhamadiyah, tapi juga sebagai Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Semarang.

Dua organisasi tersebut bertekat memenangkan Pilkada Semarang untuk Hendi dan Widhi Handoko. Mereka menjamin gerbong Muhammadiyah dan ICMI akan merapat ke Hendi dan sekaligus yakin akan mendapatkan dukungan dari PAN dan Golkar.

Mengapa begitu ? Karena Widhi Handoko sangat dekat dengan kader PAN dan Golkar, Widhi pun meyakini sebagai wahana silaturrahim untuk komunikasi yang efektif dan efisien).

“Walaupun secara struktural PAN berbeda dengan Muhammadiyah, akan tetapi secara historis mempunyai kedekatan emosional. PAN sudah selayaknya mendekat dan mendukung kader Muhammadiyah. Jika tidak, PAN pasti akan ditinggalkan Muhammadiyah,” ujar Widhi Handoko.

Widhi yang juga sebagai ketua Alumni Kenotariatan Undip ini, juga akan membawa gerbong alumni Undip, UGM, Unissula dan UMS. Praktisi notaris yang juga dosen dibeberapa universitas swasta di Semarang ini mengaku telah mendapat dukungan penuh dari para alumninya juga dari para mahasiswanya.

Doktor terbaik lulusan S3 ahli hukum pertanahan dan tata ruang ini juga sebagai pembina aktifis lingkungan, dia yakin juga akan di dukung organisasi lingkungan seperti WALHI.

Sebagai Ketua Advokasi ICMI Jateng, Widhi juga yakin dukungan penuh dari organisasinya itu karena secara organisasi telah memberikan rekomendasi penuh kepada dirinya.

“Saya sebagai anggota Ikatan Notaris & PPAT, saya telah menyusun tim dari beberapa karyawan notaris di Kota Semarang. Saya juga didukung penuh ikatan keluarga Sumatera bagian Selatan (IKSS), Ikatan Keluarga Wonogiri dan Solo di Semarang,” tambah Widhi.

Pelan tapi pasti, dukungan terhadap Widhi semakin mengalir. Widhi sebagai sahabat dekat Dr Ngadino SH MH SpN (ketua organisasi pedagang kaki lima Semarang atau Dewan Pimpinan Pesatuan Pedagang dan Jasa Kota Semarang) semakin percaya diri karena mendapat dukungan dari Dr Ngadino, yang juga sebagai Notaris PPAT.

Dosen AKPOL ini mulai mendapat simpatik dan dukungan dari beberapa LSM Anti Korupsi dan LSM lainnya. Diantaranya LSM Granat, Lindu Aji, juga dapat dukungan dari Akal Girang dan Ikatan Keluarga Sumatera Bagian Selatan dan dari berbagai kalangan.

Bahkan dukungan juga datang dari Persatuan Doa Kristen-Katolik “Mutiara Kasih” Semarang. Sehingga Doktor Ahli bidang Pertanahan dan Tata Ruang ini semakin memantapkan diri sebagai Balon Wawali dari PDI Perjuangan. (BJ)