Home Alkisah Ibu Asal Demak Ini Rela Transplantasi Hati Demi Anaknya Penderita Kista Hati

Ibu Asal Demak Ini Rela Transplantasi Hati Demi Anaknya Penderita Kista Hati

455
0
Ibu Asal Demak Ini Rela Transplantasi Hati Demi Anaknya Penderita Kista Hati
“Bocah 6 tahun, penderita penyakit kista hati asal Desa Jatisono Demak, masih menunggu dermawan untuk transplantasi hati bagi dirinya”
          Demak, 14/12 (BeritaJateng.net) – Kasih ibu sepanjang masa, pepatah tersebut serasa pas ditujukan kepada Umi Ati (32), warga Desa Jatisono, Kecamatan Gajah, Kabupaten Demak, dimana dirinya rela untuk mengorbankan hatinya untuk dicangkok (transplantasi) yang nantinya akan diberikan kepada anak keduanya, Yuda Adi Pradana (6) yang divonis oleh dokter menderita penyakit kista hati.
           Umi mengaku jika dirinya siap lahir batin untuk transplantasi hati demi kesehatan anak keduanya tersebut, dimana sekarang ini buah hatinya mengalami penurunan berat badan yang seharusnya 20 kg, kini hanya 14 kg.
            “Anak saya sudah dua tahun ini divonis oleh dokter menderita kista hati dan batu empedu, dulu sebelum sakit, yuda tubuhnya gemuk, sekarang tinggal 14 kg,” ucap Umi sembari membasuh air mata.
            Yuda mulai merasakan sakit sejak 2 tahun lalu. Awalnya hanya merasakan mules diperutnya, namun lama kelamaan perutnya malah semakin membesar. Baru terdeteksi menderita kista hati, sejak satu tahun, setelah diperiksakan ke Rumah Sakit.
              Upaya sudah dilakukan oleh Umi dan suaminya,  untuk mencari kesembuhan anaknya itu. Bahkan kedua orang tuanya sudah puluhan kali keluar masuk rumah sakit membawa Yuda untuk menjalani perawatan medis.
             “Yuda sudah dua kali operasi pembersihan hati.  Enam kali rawat inap.  Dan 60 kali rawat jalan di Rumah Sakit Kariadi Semarang,” Ucap Umi.
              Karena sakitnya itu,  lanjut Umi, pihak Rumah Sakit Kariadi tidak sanggup melakukan tindakan lebih lanjut kepada Yuda dan harus dirujuk ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta untuk dilakukannya transplantasi hati.
             Namun karena keterbatasan pembiayaan hingga saat ini kedua orang tua Yuda belum bisa membawanya ke Jakarta.
             “Transplantasi hati, setidaknya butuh biaya hingga 500 juta lebih.  Saya rela menukar hati ini untuk Yuda anak saya,” ucap istri dari Toso Rokhim.
             Sementara itu menurut Bupati Demak, M Natsir, mengatakan jika dirinya berjanji akan menanggung semua biaya pengobatan Yuda selama di Jakarta,  akan tetapi saat ini masih menunggu adanya donor hati dari para dermawan yang terketuk hatinya.
             “Yang nanti dananya dari mana, kita akan usahakan semaksimal mungkin. Sementara ini kita masih menunggu adanya pendonor, ” terang Natsir.
             Pemerintah Kabupaten Demak untuk saat ini sudah menyiapkan tempat khusus buat Yusa di Rumah Sakit Sunan Kalijaga Demak, akan tetapi yang bersangkutan belum bersedia dan memilih untuk tinggal bersama keluarga.
             ” Yuda tidak mau dibawa ke rumah sakit,  katanya sudah bosan. Ya,  dirawat di rumah saja,  nanti kita minta dokter puskesmas untuk rutin memeriksa kondisi kesehatannya, ” pungkas Bupati Demak. (Bw/El)