Home Headline Hutan Pinus Kalilo, Wisata Alam Cantik dan Instagramabel

Hutan Pinus Kalilo, Wisata Alam Cantik dan Instagramabel

611
Destinasi Wisata Hutan Pinus Kalilo yang Asri dan Instagramabel. Foto/Elly A

Purworejo, 30/12 (BeritaJateng.net) – Hawa sejuk nan damai dari rerimbunan pohon pinus pekat terasa di Hutan Pinus Kalilo. Berbagai hiasan kayu, serta aneka wahana memenuhi kawasan wisata yang terletak di Dusun Kalilo, Desa Tlogoguwo, Kecamatan Kaligesing, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah itu.

Mulai dari ayunan, rumah pohon, hingga arena flying fox ada di kawasan wisata hutan Kalilo. Tak hanya itu, beragam spot foto yang menarik seperti Watu Tumpang, Titanic, Jembatan Kayu, Rumah Hobbit, dan Hammock bakal memanjakan pengunjung.

Spot Foto Puncak Titanic di Destinasi Wisata Hutan Pinus Kalilo. Foto/ Elly A

Berdirinya Lokasi Wisata Hutan Pinus Kalilo, berkat andil para muda-mudi Karang Taruna Makarti Muktitama.

Berawal dari inisiatif anggota karang taruna yang merupakan warga diarea dusun Kalilo, mereka berhasil mengubah hutan pinus yang perawan menjadi wisata cantik nan instagramabel.

Salah satu pengelola Wisata Hutan Pinus Kalilo, David Priyantoro mengaku anggota karangtaruna mulai babat alas, membuat beberapa spot foto dengan swadaya masyarakat, lewat beberapa unggahan di media sosial, nama Hutan Pinus Kalilo semakin viral dan mampu menarik wisatawan.

“Sejak 26 November 2017 kami mulai babat alas, dengan sumber daya manusia (SDM) dan keterbatasan dana, satu persatu spot foto kami buat, tujuannya agar masyarakat bisa ikut merasakan dampak pariwisata,” ujar pria berusia 27 tahun ini.

Ia menuturkan jika lahan Hutan Pinus yang dikelola saat ini merupakan lahan milik Perhutani. Lahan pinus yang ada diarea tersebut mencapai lebih dari 5 hektar, namun yang baru dimanfaatkan sebagai lokasi wisata hanya 2 hektar.

“Dari spot foto utama Watu Tumpang, dana sukarela berhasil terkumpul, meski hanya Rp. 500.000 itulah modal untuk membuat spot foto lain,” kata David.

Spot Foto Watu Tumpang di Destinasi Wisata Hutan Pinus Kalilo. Foto/ Elly A

Salah satu spot utama di Hutan Pinus Kalilo yakni, Watu Tumpang. Dinamakan demikian karena mitosnya terdapat tempat pertapa Kakek Buyut Mbah Mojoyo, yakni orang yang telah babat alas desa Kalilo. Bentuk watu tumpang sangat unik, tampak batu besar yang numpang di batu kecil, namun posisinya seimbang.

Rupanya, media sosial sangat membantu warga dalam mempublikasikan wisata hutan pinus Kalilo. Berkat potensi luar biasa tersebut, akhirnya pada 22 Oktober 2019, destinasi wisata Hutan Pinus Kalilo diresmikan oleh Pemerintah Kabupaten Purworejo.

“Dalam sebulan, pengunjung bisa mencapai 5.000 orang. Harga tiket masuk ke area wisata hutan pinus Kalilopun sangat terjangkau. Hanya Rp. 5.000 perorang, parkir Rp. 2.000 untuk motor, Rp. 5.000 untuk mobil, dan Rp. 10.000 untuk bus,” kata David. Untuk mendukung pariwisata, pengelola bekerja sama dengan masyarakat sekitar membuat homestay.

“Ada 4 homestay dengan sewa Rp. 150.000 perkamar untuk dua orang,” katanya.

Lewat pariwisata yang digarap serius karang taruna Makarti Muktitama, membuat roda perekonomian warga berputar. Banyak warga mulai membuka warung-warung makan dan souvenir serta homestay.

Beberapa stakeholder mulai melirik keseriusan tersebut, salah satunya Bank Indonesia Kantor Wilayah Jawa Tengah yang membantu publikasi dengan mengajak wartawan lintas Jateng mempromosikan destinasi Hutan Pinus Kalilo.

Spot Foto Hammock di Hutan Pinus Kalilo. Foto / Elly A

Asisten Direktur Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jawa Tengah, Ignatius Adhi mengatakan jika sektor pariwisata turut menyumbang kontribusi pada perekonomian masyarakat Kalilo.

Bank Indonesia juga berencana melengkapi berbagai fasilitas di hutan Pinus Kalilo, diantaranya pembangunan toilet, mushola, petunjuk arah serta promosi.

“Potensi alam disini luar biasa, tinggal memolesnya dengan cantik dan menambah sentuhan spot-spot foto menarik maka bisa menarik wisatawan, baik lokal maupun mancanegara. Tinggal diintegrasikan, kami akan bantu fasilitasnya,” terangnya. (Ak/El)