Home Nasional Hortikultura Kebun Buah Mangunan akan di Audit

Hortikultura Kebun Buah Mangunan akan di Audit

343

Bantul, 25/12 (Beritajateng.net) – Dinas Pertanian dan Kehutanan Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, akan melakukan ‘audit hortikultura’ terhadap tanaman buah-buahan yang saat ini tumbuh di kawasan wisata Kebun Buah Mangunan.

“Tahun ini kami sudah menanam sekitar 350 pohon durian di Kebun Buah Mangunan, dan besok (tahun depan) kami akan melakukan semacam kajian,’audit hortikultura’ namanya,” kata Kepala Dinas Pertanian dan Kehutanan Bantul, Partogi Pakpahan, Kamis.

Menurut dia, Kebun Buah Mangunan yang terletak di wilayah perbukitan Dlingo dengan luas lahan puluhan hektare tersebut terdapat berbagai pohon buah-buahan seperti durian, sirsak, jeruk, jambu, salak dan pete yang tumbuh dengan baik Ia mengtatakan, audit tanaman buah itu dilakukan untuk mengetahui apakah tanaman-tanaman tersebut nantinya perlu dipertahankan atau justru akan diganti dengan yang baru, mengingat berbagai tanaman buah tersebut sebagian tidak berbuah meskipun tumbuh subur.

“Kami juga ingin mengetahui jenis tanah serta kelembaban udara Kebun Buah Mangunan, sehingga nantinya bisa tahu jenis tanaman yang akan ditanam benar-benar cocok dan mampu berbuah,” katanya.

Sementara, ketika ditanya apakah pada saat penanaman pohon buah awalnya tidak dilakukan kajian sebelumnya, ia mengatakan tidak mengetahui proses pemilihan bibit tanaman pada awal penanaman, karena dirinya mengaku belum menjabat sebagai pimpinan dinas ini.

“Saya kurang tahu penanaman di Kebun Buah Mangunan, mungkin dulu terlalu bersemangat sehingga menanam berbagai jenis tanaman yang hanya mampu bertumbuh subur, misalnya salak banyak pohon salak tumbuh subur di sana, tetapi tidak ada yang berbuah,” katanya.

Ia juga mengatakan, selain menata kembali tanaman buah-buahan di Kebun Buah Mangunan, pihaknya juga akan menambah sarana penunjang, misalnya fasilitas mandi cuci kakus (MCK), mushola, gedung pertemuan, hingga gazebo, bahkan pada 2014 ini pihaknya sudah menambah satu unit gazebo.

“Akses jalan ke Kebun Buah mungkin perlu diperlebar hingga satu atau dua meter lagi, sebab bus pariwisata besar tidak bisa masuk ke area Kebun Buah, untuk pembenahan dan penambahan fasilitas itu akan dilakukan bertahap dimulai pada 2015,” katanya. (ant/BJ)