Home News Update Hindari Minibus, Truk Trailer Terguling

Hindari Minibus, Truk Trailer Terguling

image

BATANG, 9/4 (Beritajateng.net) – Sebuah truk trailer dengan Nopol L 9783 UB bermuatan batako kapur dari arah timur surabaya hendak ke arah barat menuju Cikarang Bekasi terguling karena menabrak median jalan tepat di jalan raya pantura Surodadi Alas Roban Gringsing Batang, Kamis (9/4).  

Saksi Dul Rohman (65) warga Surodadi Alas Roban Gringsing mengatakan truk trailer yang sarat muatan dari arah timur saat melewati tikungan jalan terlihat oleng dan terpelanting jatuh ke kiri begitu menabrak median jalan. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut meski laka tunggal.  “Sebelumnya ada mobil box yang menyerobot jalan melalui lajur kiri, dan sepertinya si sopir tidak bisa mengendalikan kendaraannya hingga menabrak median jalan,” ujarnya.  

Sopir truk trailer Dul Wahid (52) warga Tuban  Jawa timur mengungkapkan ketika melewati tikungan jalan setelah keluar dari jalan lingkar alas roban tepat ditikungan dari arah belakang muncul kendaraan kendaraan box colt daihatsu yang menyerobot lajur jalan disebelah kiri.  

“Saya kaget sebab kendaraan colt box begitu mencuri jalur langsung nylonong begitu saja, mau tidak mau untuk menghindari tabrakan, kemudi saya banting ke kanan. Tapi justru menabrak median jalan dan bak belakang terbanting,” akunya.  

Wahid menambahkan untuk melakukan evakuasi itu diperlukan biaya yang tidak sedikit, seperti biaya bongkar barang yang tumpah dan rusak. “Yang jelas begitu kejadian saya sudah melaporkan kejadian ini kepada pihak kantor,” terangnya.   

Akibat menabrak median jalan karena menghindari colt box, bak kendaraan truk trailer yang sarat muatan batako kapur akhirnya tumpah ke jalan. Beruntung tidak mengenai kendaraan lainnya.  

Proses evakuasi truk trailer berlangsung 4 – 5 jam hingga membuat kemacetan panjang sekitar hampir 2 kilometer terjadi jalan pantura alas roban Batang yang menuju ke arah barat Jakarta.  Sementara itu, beberapa teman truk lainnya bersama dengan warga membantu merapikan kondisi tumpahan batu batako yang berserakan di tengah jalan. Sedangkan yang lainnya membantu menarik body truk trailer dengan ditarik menggunakan tambang besi yang ditarik kendaraan trailer lainnya.  

“Saya tidak tahu awal mula kejadiannya mas. Yang jelas begitu saya melihat persitiwa ini sudah seperti ini. Kemudian kami bersama teman lainnya sesama sopir truk datang membantu untuk mengevakuasi kendaraan supaya bisa di pinggirkan terlebih dahulu,” ujar Romdhoni, teman sesama sopir lainnya. 

Beberapa petugas satuan lalu lintas (Satlantas) Polres Batang yang datang ke lokasi kejadian langsung mengatur arus lalu lintas dan membantu proses evakuasi. Mesi tidak ada korban jiwa, akibat dari kejadian tersebut diperkirakan pihak sopir mengalami kerugian hingga mencapai puluhan juta rupiah.  

Hingga berita ini diturunkan, peristiwa kecelakaan tunggal itu, masih dalam penanganan pihak satlantas Polres Batang guna pemeriksaan lebih lanjut. (BJ19)