Home Headline Hijaukan Jalur Tol Semarang-Batang, Djarum Foundation Tanam 10Ribu Pohon Trembesi

Hijaukan Jalur Tol Semarang-Batang, Djarum Foundation Tanam 10Ribu Pohon Trembesi

614
0
Gubernur Jawa tengah Ganjar Pranowo bersama Vice President Djarum Foundation FX Supanji, Pimpinan Proyek PT Jasa Marga Semarang-Batang, Dirut BTN Maryono dan Bupati Kendal dan Batang secara seremonia menanam pohon trembesi di area Jembatan Kali Kuto Kendal yang kelak akan menjadi ikon Tol Semarang-Batang. 
        Batang, 3/11 (BeritaJateng.net) – Djarum Foundation kembali membuktikan komitmennya terhadap penghijauan dan pengurangan dampak pemanasan global dengan menanam 10ribu pohon trembesi di Jalur Tol Semarang-Batang sejauh 75 kilometer, Sabtu (3/11) pagi.
       Kegiatan ini merupakan rangkaian dari program Djarum Trees For Life (DTFL) Trans Jawa yang sebelumnya telah menghijaukan tol Cipali pada 2015 lalu.
       Berbarengan dengan kegiatan BTN Tour de Borobudur, Gubernur Jawa tengah, Ganjar Pranowo memamerkan infrastruktur Tol Semarang-Batang pada peserta gowes. Agar area Tol nantinya lebih sejuk dan hijau, Djarum Voundation menginisiasi penanaman 10ribu pohon trembesi tersebut.
        Gubernur Jawa tengah Ganjar Pranowo bersama Vice President Djarum Foundation FX Supanji, Pimpinan Proyek PT Jasa Marga Semarang-Batang, Dirut BTN Maryono dan Bupati Kendal dan Batang secara seremonia menanam pohon trembesi di area Jembatan Kali Kuto Kendal yang kelak akan menjadi ikon Tol Semarang-Batang.
        “Inisiatif penanaman Trembesi ini merupakan upaya nyata Djarum Foundation yang bekerja sama dengan Jasa Marga Semarang Batang untuk melestarikan dan menjaga lingkungan demi kehidupan yang lebih baik di masa depan. Seperti yang kita tahu, jalan tol merupakan jalur vital transportasi orang dan barang yang sangat perlu dilakukan penghijauan demi memberikan kesejukan dan juga mengurangi dampak CO2 dan perubahan iklim,” ungkap FX Supanji di sela-sela prosesi penanaman.
       Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo  menyambut baik upaya penghijauan yang akan terbentang sepanjang 75 kilometer tersebut. Apalagi, Tol Semarang Batang nantinya menjadi “urat nadi’ jalur distribusi di wilayah Jawa Tengah bagian utara. Sehingga, penanaman pohon akan berdampak positif bagi kenyamanan pengguna toi dan juga mengurangi dampak gas C02.
        “Tol ini merupakan program strategis nasional yang harus sukses untuk membuka jalur cepat Jawa, Untuk itu banyaknya kendaraan yang akan lewat dengan emisi gas buang yang pasti meningkat harus diimbangi dengan penanaman pohon sebanyak-banyaknya. Peran serta masyarakat diperlukan agar jalur ini rindang, sejuk dan menyerap emisi. Terima kasih pada Djarum Foundation yang telah turut serta aktif membantu penghijauan ini,” kata Ganjar.
       Proses penanaman 10 ribu trembesi akan dilakukan setelah pembangunan Tol Semarang Batang rampung dikerjakan. Hingga saat ini, pembangunan sudah mencapai 80 persen dan diproyeksikan akan dibuka secara fungsional saat Libur Natal dan Tahun Baru Desember mendatang.
        “Tidak hanya Trembesi, Djarum Foundation juga akan menanam jenis pohon berbunga dan pohon buah di beberapa ruas seperti interchange, rest area hingga kantor pengelola jalan tol,” jelasnya.
       Selain menanam beragam pohon, Djarum Foundation bekerja sama dengan pengelola tol akan melakukan perawatan pada pohon pohon tersebut hingga tiga tahun ke depan. Perawatan ini meliputi, penyiraman, pemupukan, pemangkasan, hingga penggantian bila ada pohon yang rusak atau mati.
“Sehingga nantinya diharapkan ruas tol Semarang Batang menjadi lebih hijau dan nyaman,” tambah FX Supanji.
        Ia menjelaskan pemilihan Trembesi tak lepas dari efektivitas pohon berjuluk Ki Hujan atau Rain Tree ini yang sangat unggul dalam menyerap gas COZ. Satu pohon dewasa mampu menyerap 28,5 ton C02 pertahun. Lalu, bentuk pohon seperti kanopi atau payung raksasa ini juga bisa menurunkan suhu udara hingga 4 derajat celcius. (El)