Home Ekbis Hendi Tawarkan Proyek LRT Dan Revitalisasi Simpang Lima Ke Investor Di Pembukaan...

Hendi Tawarkan Proyek LRT Dan Revitalisasi Simpang Lima Ke Investor Di Pembukaan Sembiz

1084
0
Hendi Tawarkan Proyek LRT Dan Revitalisasi Simpang Lima Ke Investor Di Pembukaan Sembiz

Semarang, 18/10 (BeritaJateng.net) – Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi Rabu (17/10) siang tadi secara simbolis dengan menekan tombol, membuka acara Semarang Bisnis atau yang sering disebut Sembiz XII di Patra Jasa Hall And Convention Center Jalan Sisingamangaraja, Kota Semarang.

Selain mengungkapkan keberhasilan dan progres kinerja Pemkot Semarang saat ini, Wali Kota yang akrab disapa Hendi ini juga menawarkan dua proyek pembangunan besar yang akan dikerjakan dan saat ini masih dalam proses awal lelang. Hadir dalam acara sebanyak 250 pengusaha, baik dari dalam maupun luar negeri, termasuk dari Canada, Australia dan Jepang.

“Kami perlu mimpi besar, transportasi umum BRT kami sudah punya delapan koridor, LRT kita belum punya. Fase pertama, kita tawarkan rencana pembangunan Stasiun LRT Madukoro-Pasar Karangayu-Bandara Ahmad Yani per kilo nilainya Rp 200 miliar, ada enam kilo. Monggo,” ungkap Hendi dihadapan 250 pengusaha yang hadir di acara Sembiz ini.

Selain proyek LRT, Hendi juga menawarkan proyek revitalisasi atau underpass Kawasan Simpang Lima kepada para pengusaha dan investor yang hadir.

“Simpang Lima bukan kawasan emas, tapi sudah kawasan diamond (berlian). Yang terjadi saat ini, kemacetan timbulkan krodit, kami punya mimpi sudah kita buat FS (designnya). Simpang Lima bagian sejarah Kota Semarang tidak bisa diotak-atik bagian atasnya alias lapangan hijaunya. harus ada investasi untuk turunkan empat lantai ke bawahnya untuk pusat ekonomi dan jalur underpass yang menghubungkan Jalan Pandanaran ke Jalan Ahmad Yani, Jalan Pahlawan ke Jalan Gadjahmada. Kemudian bagian atas aspalnya akan ditutup dengan batu alam sehingga seperti di Eropa,” ungkap Hendi.

Hendi membeberkan, sesuai dengan review designnya, akan menelan dana proyek revitalisasi underpass Simpang Lima sekitar Rp 1,2 triliun. Selain menawarkan mega proyek LRT dan proyek revitalisasi underpass Simpang Lima Hendi juga menawarkan proyek pembuatan Convention Center yang rencananya akan dibangun di bekas Gedung GRIS di Pedurungan, Kota Semarang dengan tanah seluas 1,2 hektar.

“Kami tanyakan dan kami tawarkan Semarang ke beberapa Event Organizer, pelaku usaha entertaintment, kenapa Semarang sering dilewati konser artis internasional? Ternyata Semarang tidak mempunyai Convention Center Hall. PRPP ada tapi kapasitasnya cuman 1000 orang, Hotel Crown punya kapasitasnya hanya 2000. Di Kawasan Pedurungan, ada tanah seluas 1,2 hektar bisa dikerjasamakan cukup dengan Rp 281 miliar anda bangun,” ungkap Hendi.

Selain menawarkan kerjasama investasi proyek besar, acara Sembiz XII yang bertemakan ‘Bergerak Bersama Meningkatkan Investasi Daerah Guna Menuju kesejahteraan Rakyat’ ini juga diselingi dengan diskusi tanya jawab dengan Hendi. Usai acara pembukaan, acara yang merupakan kerja bareng antara Pemkot Semarang dan Kadin Kota Semarang ini dilanjutkan dengan ‘market sounding’, penentuan ‘time schedule’ dan upaya realisasi investasi. (EL)