Home Headline Hendi Siap Laksanakan Rekomendasi Partai

Hendi Siap Laksanakan Rekomendasi Partai

388
0
Walikota Semaran Hendrar Prihadi.Foto/Ist
Walikota Semaran Hendrar Prihadi.Foto/Ist
Walikota Semaran Hendrar Prihadi.Foto/Ist

Semarang, 15/1 (Beritajateng.net)- Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Semarang Hendrar Prihadi menyatakan kesiapannya melaksanakan rekomendasi dari pusat terkait kandidat pada pemilihan kepala daerah setempat.

“Sebagai kader parpol, saya taat keputusan DPP PDI Perjuangan. Kalau pimpinan partai memberikan rekomendasi ke saya, Alhamdulillah. Saya siap melaksanakan amanat,” katanya di Semarang, Kamis.

Hal itu diungkapkan Hendi sapaan akrab Hendrar Prihadi yang juga Wali Kota Semarang itu sebelum bertolak ke Tanah Suci untuk menunaikan umrah selama empat hari hingga Senin (19/1).

Kalau ternyata rekomendasi maju ke pemilihan wali kota dan wakil wali kota Semarang diberikan kepada kader lainnya, ia juga mengaku siap melaksanakan amanat untuk memenangkan dalam pilkada.

“Prosesnya kan harus dijalankan ‘step by step’. Menunggu perppu pilkada disahkan dulu, kalau sudah nanti mengamankan rekomendasi partai ke siapa. Baru tahapan memenangkan Pilkada Semarang,” katanya.

Ia menjelaskan penjaringan bakal calon sudah mulai bergulir pada Januari 2015 setelah itu menunggu rekomendasi dari DPP PDI Perjuangan, dan setelah keluar akan mengerahkan barisan kader untuk menyukseskan.

Meski penjaringan PDI Perjuangan sudah dibuka sejak 6 Januari 2015 dan setidaknya ada delapan kandidat yang sudah mengambil formulir pendaftaran, Hendi belum mendaftarkan diri sampai sekarang ini.

Hendi menyatakan akan menjalankan tugas kepartaiannya dengan baik sekaligus tugas kemasyarakatannya sebagai kepala daerah, salah satunya memastikan masyarakat merasakan manfaat hasil pembangunan.

Sementara itu, Sekretaris Tim Penjaringan Bakal Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Semarang 2016-2021 Bambang Sutrisno juga membenarkan belum mendaftarnya Hendi dalam penjaringan kandidat kepala daerah itu.

Setidaknya, kata dia, sudah ada delapan orang mengambil formulir pendaftaran, terdiri atas tiga kader dan lima orang nonkader yang berasal dari berbagai latar belakang, seperti profesional dan akademisi.

Dari delapan orang yang sudah mengambil formulir pendaftaran, kata dia, hanya satu orang yang menyatakan maju sebagai kandidat wali kota, sementara tujuh kandidat lain hanya posisi calon wakil wali kota.

“Baru satu orang yang menyatakan akan mendaftar sebagai bakal calon wali kota, yakni Pak Bambang Hoesodo, staf Komisaris Bank Jateng. Tujuh orang lainnya hanya akan mendaftar untuk posisi wakil,” tukasnya.(ant/bj02)